KAMASEAN
Kinara menyusul putrinya itu ke dalam rumah.
*Klek!
Sean menutup pintu kamarnya, membuat Kinara semakin khawatir. “Sean! Apa yang sebenarnya terjadi, Nak?” tanya Kinara yang tampak cemas.
Sean tidak menjawab, hanya isakan samar yang sayup-sayup terdengar dari dalam kamar. Kinara meneguk ludah, sebagai seorang ibu, ia tentu dapat merasakan bahwa putrinya itu sedang dirundung kesedihan, meski tidak tahu pasti apa yang sebenarnya yang sedang Sean tangisi.
Bab Populer