PERMAISURI YIN
“Iya, aku masih perjaka seperti katamu, tapi tidak tahu teman-temanku, kadang mereka ke diskotik dan berkenalan.”
“Diskotik itu apa?” A Yin berjongkok dan menatap Li Wei.
“Kalau di drama cina zaman dulu itu seperti, kedai arak dan rumah bordil tempat menjual wanita. Jaga jarak sedikit, Permaisuri, kita terlalu dekat.” Li Wei sampai naik ke sofa.
“Oh, rumah bordil. Ternyata di zaman modern ganti nama.”