BENALU
Ibu memainkan mulut tanda tak suka.
“Oya, saya pun sebenarnya ogah kesini, saya kesini cuma mau ngambil magicom dan kompor saya, itu saya yang beli, bukan Mas Angga!” ucapku lagi.
“Benar-bener kamu, DEWI! Cuma ngambil itu saja kamu permasalahkan, kamu bisa beli lagi, kamu sanggup bayarin Ijah, masak beli magicom dan kompor saja nggak sanggup?” ibu memang lah paling bisa adu mulut.