PERNIKAHAN ANAK SMA
Matanya masih menatap bath up penuh busa melalui dinding kaca yang mengelilingi mereka sekarang, merasa sedikit kecewa karena tidak bisa berendam di sana.
"Lihat, ini buat air hangat." Kata Ben menunjukkan kran dengan warna merah di sekelilingnya, "lo bisa atur suhunya sesuai dengan yang elo mau." Kata Benedict lagi, sembari memutar kran yang tadi dia tunjukan kepada Keyla. Di detik berikutnya air hangat turun dari kepala shower berbentuk bulat itu, pergerakkan tiba-tiba yang membuat gadis itu menjerit kecil saking kagetnya.
"Benedict!" Pekik Keyla tidak siap dengan guyuran air yang turun tiba-tiba itu, refleks meraih bahu cowok yang berdiri di hadapannya itu sebagai pegangan.