Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
I am The Real King

I am The Real King

Air es itu juga mengenai mata cowok yang paling usil dengannya. "WOAH BRO!" "SUNGGUH REFLEKS YANG BAGUS TUAN KUCING!! HAHAHA!" "KUCINGNYA SAKTI!!!" "Beruntung bukan aku yang mengucurkan esnya, wkwkwk..." Seon tampak tersenyum puas, sombong, menatap remeh. "Hei, bagaiman bisa kucing bisa berekspresi seperti itu? Hahahaha."
107.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 213 Beses bilang kucing bernapas dengan apa
Read
+Library
Melahirkan Anak Iblis

Melahirkan Anak Iblis

Tapi kucing itu terus mengeong. "Mungkin kucing ini lapar," gumam Farissa. "Dikasih makan apa, ya?" Farissa berpikir keras. Farissa menjentikkan jarinya saat menemukan ide bagus. Ia menggendong kucing tersebut lalu ka berjalan ke warung. "Beli makanan kucing," seru Farissa.
107.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 151 Beses bilang kucing bernapas dengan apa
Read
+Library
BERONDONG

BERONDONG

Elang hanya mengangguk. Sedari tadi rahang Elang mengeras menahan emosi yang ingin segera diluapkan. Dadanya sesak tersayat. Berkali-kali Elang menghembuskan nafasnya pelan. Melonggarkan jalan keluar masuk udara ke paru-parunya. Jika Elang berada dalam tokoh anime. Mungkin nafas yang dihembuskan bukan lagi karbondioksida yang gaib wujudnya. Melainkan api merah membara yang keluar dari mulut seksinya.
108.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 270 Beses bilang kucing bernapas dengan apa
Read
+Library
Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

Dengan kedua tangan besarnya, ia melakukan kuncian tepat di bagian leher. Refleks, Katan tercekat. Air mukanya sekejap memerah. Aliran napasnya serasa dibendung kuat-kuat. Mengap-mengap, mulut dan hidungnya berusaha mengais-ngais sisa udara.
1010.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 345 Beses bilang kucing bernapas dengan apa
Read
+Library
Terbangun Di Dalam Tubuh Antagonis Pemalas

Terbangun Di Dalam Tubuh Antagonis Pemalas

Dia menguap lebar dan segera ditutupi dengan telapak tangan kanannya. "Uwaaah .…" Suara menguap itu terdengar cukup kencang. Di samping tempat tidur yang berjarak lima meter, seekor anak kucing berbulu hitam bergerak. Panther kecil itu mengangkat kepala, moncongnya terbuka lebar mengikuti gerakan majikannya. Matanya yang merah, menyipit sebentar karena silau, lalu menguap lagi, gigi taringnya yang baru tumbuh, tampak runcing tetapi menggemaskan saking kecilnya.
410 viewsOngoingIdinagdag sa Library 9 Beses bilang kucing bernapas dengan apa
Read
+Library
BERCINTA DENGAN HANTU

BERCINTA DENGAN HANTU

Seekor kucing hitam sedang memperhatikan perbuatan kedua makhluk itu dengan intens, di atas genting tetangga yang tembus dengan jendela kecil di atas dapur, yang berfungsi sebagai pembuangan asap dapur, atau biasa disebut angin-angin, kucing itu mengeong lirih, ekornya dikibas-kibaskan, tampak menetes sebutir air mata, entah apa yang dipikirkan kucing itu, mungkin dia sedang prihatin dengan perbuatan manusia Durjana yang sedang dilihatnya itu, *wallahualam Bissawab Siang menjelang sore itupun kembali dua insan itu melakukan perbuatan Laknat,
9.882.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.9K Beses bilang kucing bernapas dengan apa
Read
+Library
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Meo kemungkinan ada di sekitar jalanan yang sulit untuk dilalui. Kucing memang suka begitu. Selain benci air, mereka juga sangat tidak menyukai keramaian yang palsu. Lorong atau jembatan adalah yang mudah untuk dijejali oleh mereka. Kita bisa bebas, seperti para kucing di langit. Menghembuskan oksigen berbeda dari yang lain. Bisa dengan mudah bagi Meo dengan hidungnya, melacak sisa keberadaan kami agar mudah saling mencari.
102.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 75 Beses bilang kucing bernapas dengan apa
Read
+Library
Pertemuan Kedua : Dia yang Kembali

Pertemuan Kedua : Dia yang Kembali

"Mengapa aku selabil ini?" Suara cemasnya terhubung dengan sapuan angin. Membentuk gas-gas udara lalu kemudian terbang ke daerah yang memiliki tekanan lebih rendah. Diantara gang sempit yang dingin, dua cakar kecil menggaruk tembok usang. Satu kucing lain mangaum dengan gagah dari arah berlawanan. Mereka tampak seperti hendak berperang. "Astaga!"
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 47 Beses bilang kucing bernapas dengan apa
Read
+Library
Mabuk di Malam Hujan, Berpisah di Terik Kemarau

Mabuk di Malam Hujan, Berpisah di Terik Kemarau

Dia terbatuk-batuk, menghirup udara dingin dengan rakus. Akan tetapi, tak sampai beberapa detik, tubuhnya kembali ditekan masuk ke dalam air! Hal itu dilakukan berulang kali. Ditarik ke atas, ditekan ke bawah, ditarik lagi, dan ditekan kembali. Sebuah siksaan dan permainan layaknya kucing yang mempermainkan tikus. Setiap napas singkat saat ditarik ke permukaan air selalu disertai dengan keputusasaan dan ketakutan yang makin mendalam.
3.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 93 Beses bilang kucing bernapas dengan apa
Read
+Library
Sadena

Sadena

"Iya. Miaw kenapa?" Kucing itu tiba-tiba melompat naik ke pangkuannya. "Eh, miaw mau apasih?" Kucing itu malah mengenduskan kepala ke dada Selin. "Miaw," cicitnya. Selin tidak mengerti ucapan kucing tersebut, namun ia merasa, kucing itu tahu kalau dia sedang bersedih. "Gue lagi sedih, cing," ungkap Selin. Seolah kucing tersebut akan mengerti ucapannya. Selin mengelusi kepalanya. "Dan kucing tau nggak? Kucing garong yang bikin gue sedih."
1011.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 342 Beses bilang kucing bernapas dengan apa
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status