Kekhilafan Satu Malam
Suara Binar menggelegar di dalam sana.
Aiman yang pandangannya memburam, langsung menutup mata dan menggeleng keras. Penglihatan kembali jernih, tetapi kalungan erat pada lehernya makin membelit. Belum lagi preman di hadapan bersiap memukul lagi. Segera Aiman berpegangan pada tangan yang membelit lehernya itu, lalu melompat, menendang keras preman di hadapannya. Tepat kena dagu. Bibir si preman pecah, tubuhnya pun terjungkal. Sementara pria yang di belakang Aiman, segera mengeratkan pitingan. Aiman tak kehilangan akal, dia melayangkan sabetan pada telinga si preman, membuat pitingan si preman sedikit kendor. Segera Aiman membungkuk, dan menarik lengan preman itu ke depan. Membantingnya di ta
Bab Populer