Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Kanisan memberikan instruksi. Kami duduk pada sebuah kursi empuk, besar, dan tentunya sangat nyaman. Kursi ini rasanya lebih nyaman dari pada kursi yang aku anggap nyaman ketika berada di rumah Nia dan Nai sebelumnya. Kawan, aku ingin bertanya, apakah perbedaan antara kursi dan sofa? Sampai sekarang aku belum bisa membedakannya. Maka, antara aku menyebut kursi dan sofa itu sama saja. Entah mana yang benar, yang aku duduki sekarang ini sofa atau kursi?
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 394 Times as kursi biasa
Read
+Library
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

"Oh iya lupa, tring kan menghemat tenaga daripada marah." Kemudian kami beriringan ke ruang tengah, duduk di kursi yang menghadap langsung ke tv berukuran 19 inc. Layar itu tetap berwarna abu-abu, setenang hati yang telah lepas dari kekhawatiran. Jari tengah dan jari telunjuk Kaivan langsung mengarah ke tv. Tring!
103.8K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as kursi biasa
Read
+Library
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

"Kenapa kamu nanya kaya gitu? Jangan mesum yah" "Dihh .. Siapa yang mesum coba!! Aku mah nanya aja kepo pengen tau doang, buat nambah wawasan" ucap Dimas mengelak "Ga yakin aku kamu nanya gitu buat nambah wawasan ck .. dasar ihh" ucap Meysa terkekeh "Dasar apa sih? Malah cengengesan aku nanya serius yaang" "Nifas itu biasanya berlangsung selama 40 hari yaang"
104.4K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as kursi biasa
Read
+Library
Rantai Gen Mekanik

Rantai Gen Mekanik

Pertanyaan tes ini juga tidak menentukan untuk siapa kursi ini digunakan. Neo tidak terburu-buru untuk memulai. Dia melihat Baja Karat No.1 dan berpikir sejenak. Tidak seperti sumpit, yang memiliki panjang dan ukuran standar dan dapat digunakan oleh siapa saja. Kursi berbeda, orang tua suka yang empuk, orang muda suka yang lebih elastis, dan anak-anak suka yang menyenangkan. Ini benar-benar masalah komprehensif yang sulit.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as kursi biasa
Read
+Library
SATU ATAP DUA CINTA: Kunikahi Ibu Tiriku

SATU ATAP DUA CINTA: Kunikahi Ibu Tiriku

Terutama sampai duduk di tempat pemilik perusahaan. "Ayah pernah berkata kepadaku ..." Anita tidak melepaskan pandangannya dari Gema. Sedangkan Gema tersenyum penuh makna. Dulu Angga Wijaya pernah berucap. Kursi yang ia duduki saat ini, memang sebatas kursi biasa. Tidak ada bedanya dengan kursi pada umumnya. Memiliki bantalan di belakang dan bisa berputar sesuai yang penggunaannya inginkan. Namun, kursi ini memiliki peranan penting di perusahaan.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as kursi biasa
Read
+Library
Dendam dan cinta

Dendam dan cinta

ujar bude Maria. "Mungkin juga karena kualitasnya tidak berapa bagus bude, lihat kursi yang ini. Sama-sama belinya, catnya masih bagus." Tunjuk Rania kesatu kursi panjang yang terbuat dari besi. "Mungkin karena ini dari plastik," ucap bude Maria. "Mungkin juga bude, rugi kita beli dari plastik ya bude. Tidak bisa dilakukan cat ulang, kalau dari besi tadi. Kita bisa cat ulang," kata Rania.
1038.6K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as kursi biasa
Read
+Library
Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa

Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa

Kursi tersebut memiliki desain eksklusif dengan rangka emas, sandaran kulit hitam, dan dilengkapi bantal leher. Dengan napas tersengal, Kageo duduk di atasnya. “Aku tidak kuat berdiri terlalu lama,” katanya datar. “Mendekatlah kemari dan suapi aku dalam posisi duduk. “Maksud Tuan?” tanya Moza terperangah. “Apa aku bicara terlalu cepat?” balas Kageo, bibirnya terlihat lebih pucat. “Aku bilang suapi aku. Otot lenganku sedang lemah, tidak bisa memegang sendok terlalu lama.”
10135.1K viewsCompletedAdded to Library 5.3K Times as kursi biasa
Read
+Library
My Sexy Boss

My Sexy Boss

Selain itu hanya tersisa dua buah kursi biasa didepan meja kerja. Sekali melihat Yuni yang sedang duduk diatas kursi yang menjepit kedua kakinya, dia tidak tahan untuk berpikir ulang mengenai pemandangan yang dia lihat di bawah, sungguh mengesankan. Oleh sebab itu, karena godaan kedua kaki Yuni, Andri merasa ada kejanggalan di badannya, bagian tertentu ditubuhnya mulai membengkak.
9.568.7K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as kursi biasa
Read
+Library
Bukan Pewaris Biasa

Bukan Pewaris Biasa

Pilar penopang yang dilapisi emas, lukisan berbingkai besar yang dilapisi emas, meja kayu yang berasal dari mahoni tua, jajaran sofa panjang dan banyak tersedia dengan elegan di ruang tengah. “Silahkan duduk. Anggap saja rumah sendiri.” Gan Phassakorn duduk sendirian di seberang para tamunya. Salah satu tangannya tampak dilingkarkan ke sandaran belakang sofa, lalu satu kakinya mengunci satu kakinya lagi. Ia duduk bagaikan seorang konglomerat yang sedang mendengarkan keluh kesah para pembantunya.
1055.9K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as kursi biasa
Read
+Library
Terjebak di Tubuh Bocah SMA

Terjebak di Tubuh Bocah SMA

"Ini sudah dua kali dalam tiga hari kalian masuk ruang BK, berurusan dengan orang yang sama, yaitu Galaksi. Setelah menerima hukuman karena memperlakukan Galaksi layaknya babu rendahan ternyata kalian tidak kapok juga ya. Sekarang Ibu tidak mau tahu. Galaksi dan Ezar, berdiri kalian semua di atas dua kursi itu." Empat bocah itu bisa melihat adanya dua kursi sempit di ruang BK yang sepertinya baru pagi ini ada. Tinggi kursi itu memiliki tinggi sekitar setengah meter dan lebar hanya tiga puluh sentimeter persegi. Kursi itu dua-duanya tidak memiliki sandaran, sebenarnya itu lebih mirip meja versi mini. "Cepat!!!" Bu Sukma membentak lagi.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as kursi biasa
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status