Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kehangatan Nyonya Presdir

Kehangatan Nyonya Presdir

Kadang hanya Shiren dan Nicholas berdua, tapi lebih sering mengajak anak-anak. "Wow! Lihat, kursi ini bahkan ada nama kita!" pekik Aland saat hendak duduk di kursi yang biasa dia tempati. Bernard dan Cleve pun memeriksa kursi mereka masing-masing dan menemukan nama mereka terukir di belakangnya. "Restoran ini sangat bagus! Mereka sampai ingat pelanggannya dengan baik. Ayah dan Ibu harus memberikan banyak tip untuk para pegawai di sini," ucap Aland mutlak.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai kursi restoran
Baca
+Pustaka
Melawan Suami dan Mertua

Melawan Suami dan Mertua

Kami memasuki resto yang dipadati oleh ramai pengunjung. Rata-rata pengunjung di sini tampak dari kalangan kantoran dan pebisnis. Mereka menduduki kursi-kursi dengan meja berbentuk persegi maupun bulat.
9.875.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai kursi restoran
Baca
+Pustaka
Cinta untuk Tabitha

Cinta untuk Tabitha

"Aku sudah kenyang, Pa!" Tanpa rasa segan, wanita muda itu lalu menarik kursi di samping Adriano yang masih kosong. Sementara kursi kosong di samping Tabitha malah diabaikannya. Meja di restoran itu memang berbentuk bulat dengan enam buah kursi yang sudah ditempati oleh Adriano, Pak Suryadi, Bu Elsa, dan Tabitha. Hanya tersisa dua buah kursi kosong yang ada di antara Adriano dan Tabitha. “How are you, Adrian?” tanya wanita muda itu ke Adriano.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai kursi restoran
Baca
+Pustaka
My Obsessive Lecturer (ID)

My Obsessive Lecturer (ID)

“Ya, Sayang.” Tidak lama kemudian, mereka telah sampai di sebuah restoran seafood yang berukuran kecil. Terdapat tulisan restoran “Marisquería La Cocina.” Di luar restoran tersebut hanya terdapat empat meja dengan masing-masing empat kursi di setiap mejanya. Kursi-kursi dan meja-meja itu terbuat dari plastik. Kursi-kursi tersebut diposisikan melingkar dan setiap tempat telah dipenuhi oleh orang-orang yang makan di tempat tersebut.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai kursi restoran
Baca
+Pustaka
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

Seragamnya berwarna hitam putih dan berdasi kupu-kupu. Lili melihat ke sekeliling dan memandangi penampilan pelayan yang tampak formal itu. Landsace restoran begitu indah. Beberapa sudut di plafon atas dihiasi oleh ornamen tumbuhan rambat yang rindang. Kursi dan meja begitu antik, terbuat dari kayu-kayu berukiran mewah dan glossy. Di atas kursi keras itu terdapat selapis bantalan empuk yang merekat erat dengannya.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai kursi restoran
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Segitiga

Terjebak Cinta Segitiga

Oke? Sekali lagi, Rani mengangguk. Kakak—beradik itu melangjah ke dalam restoran. Ada beberapa pengunjung duduk di kursi-kursi meja berbentuk bulat ada yang kotak untuk pengunjung berdua. Atau persegi ada di pojok ruangan, rerata ini ada sofa nyaman. Caca memilih tempat duduk dengan sofa. Mungkin Rani akan nyaman duduk di sana. Begitu pikirnya.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai kursi restoran
Baca
+Pustaka
Telat Nikah

Telat Nikah

Nanti saja disambung lagi di tempat yang tak terlihat oleh siapa pun. Orang-orang di belakang tak kalah berisik, berkasak kusuk jail menggoda kami. Kalau aku tidak melipir lebih dulu masuk resto, mungkin mereka akan terus cia cie cia cie. Dalam resto terbagi menjadi beberapa ruang. Ada meja-meja panjang dengan banyak kursi saling berhadap-hadapan khusus untuk jamuan pernikahan. Di ruang berbeda lagi terdapat deretan meja bundar khusus untuk tamu biasa dengan jumlah kursi lebih sedikit.
9.927.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 970 kali sebagai kursi restoran
Baca
+Pustaka
Putri Rahasia Tuan Damian

Putri Rahasia Tuan Damian

Selain makanan, restoran itu pun begitu terkenal dengan sajian es krimnya yang beraneka ragam. Meja persegi panjang dengan kursi-kursi empuk yang mengelilinginya itu hampir kosong seluruhnya, hanya meninggalkan dua sosok yang masih betah mendudukkan diri di sana. Ialah Aksa dan seorang Account Executive, Damian Alexander.
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai kursi restoran
Baca
+Pustaka
Merebut kembali Cinta Istriku

Merebut kembali Cinta Istriku

Wanita itu memutuskan untuk ke sana mencari sebuah buku yang menarik untuk di baca. Jasmine masuk ke ruangan tersebut. Netra- nya menatap kagum pada interior yang berada di ruangan tersebut. Ia mendekati meja kerja yang berbahan jati. Milik keluarga suaminya itu. Mencoba kursi kebesaran milik Kehl Ardiansyah tersebut. "Wuih, empuknyo ni kursi," decaknya sambil mengenjot-enjot kursi yang memiliki per tersebut. Lalu memutarkan kursinya ke kanan kiri dan akhirnya berputar penuh.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai kursi restoran
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

perintah Ketua Dewan. Dua prajurit berzirah perak maju, menggeser sebuah kursi tua dari sisi aula. Kursi itu sederhana bentuknya, tapi ukirannya penuh simbol kuno. Kayu gelapnya memancarkan aura aneh, seolah menyimpan gema emosi masa lalu. Risa terperanjat. “Itu... Kursi Resonansi.”
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kursi restoran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status