Tak Lagi Berharap
Rendra yang berusia tiga puluh tahun masuk dan sibuk mengobrak-abrik laci.
Dulu, setiap kali dia pulang, dia akan memelukku dari belakang dan mengecup lembut rambutku seperti seekor kucing.
Setiap kali aku menghindarinya, dia akan mendekat, lalu membisikkan kata-kata yang membuatku tersipu.
Namun, dia yang sekarang bahkan enggan memandangku lebih dari setengah detik.
Setelah hampir sepuluh menit mencari, dia masih tidak menemukan barang yang diinginkan. Dia lalu bertanya dengan nada jengkel.
Hot Chapters