Istri Yang Tersakiti
Mayangnourakisah malam pernikahancerita indah pernikahancerita malam pernikahananastasia kaget nikah
"Tidak apa-apa, Moz. Kamu itu calon istri Tuan Arthur, jadi aku memaklumi jika kamu tidak melakukan tugas sebagai office girl. Lagian seharusnya kamu itu sudah di rumah saja seperti keinginan dia."
"Aku lebih nyaman dan suka bekerja daripada hanya di rumah. Keluarga suami akan merendahkan kita jika kita tidak mempunyai penghasilan meskipun kita di rumah itu keinginan suami. Tapi jika kita bekerja, kita punya uang sendiri untuk membeli baju, bedak, dan lainnya. Yang pasti lebih punya harga dirilah sebagai seorang wanita."
Lia mengangguk. "Iya, aku setuju. Ya sudah, aku ke ruang rapat dulu untuk menyelesaikan pekerjaan kita yang tertunda tadi."