LOGINAleana Putri Wicaksono sudah sangat muak dengan perlakuan Alex Pangarep-suaminya, beserta keluarga dari suaminya itu, Aleana selalu diperbudak dijadikan seorang babu di rumah suaminya sendiri, alih-alih membela Aleana si pria arogan itu mengabaikan istrinya karena merasa Aleana sudah tak menarik lagi di matanya hingga sering kali Alex menghina Aleana kucel dan penampilannya ketinggalan zaman. Aleana atas permintaan Putri-anaknya, untuk segera meninggalkan Alex karena Putri tak tahan melihat Aleana tersiksa, lantas memantapkan diri untuk berpisah. Di sisi lain ia juga sudah tak tahan karena sikap Alex yang suka bermain wanita. Hal yang lebih mengejutkan adalah selama ini Alex tidak pernah tahu-menahu bahwa istri yang selama ini ia hina dan diperbudak adalah seorang pewaris tunggal seluruh aset kekayaan keluarga Wicaksono-almarhum ayah Aleana. Lantas setelah identitas asli Aleana terungkap apakah Alex akan menyesali perbuatannya? Atau justru Alex akan merenggut kembali kebahagiaan Aleana? Bagaimana kisah Aleana setelah berpisah dari Alex? Apakah ia akan bertemu dengan sesosok yang bisa menerima dirinya atau justru akan menjanda seumur hidupnya?
View More“Zahra kamu tu bener-bener sudah nggak bisa dibilangin ya!” ucapnya dengan nada tinggi.“Ápa-apaan sih kamu Mas! Mending kamu fokus ngurusin usaha Papa aku saja deh urusan aku biar aku yang ngatur sendiri! Lagian ni ya aku kayak gini karena nggak tahan di rumah kamu yang sumpek itu, tiap hari ada saja yang dibikin ribut!”“Ya sudah kalau memang kamu nggak bisa dibilangin dan nggak betah di rumahku pergi saja sekalian!” Alex kini sudah kehabisan kesabaran.“Mas pikir aku takut? Kalau bukan karena Papa sudah dari pertama aku nginjekkin kaki di rumah itu, saat itu juga aku pergi Mas! Sama kamu itu aku sengsara, sudah hidup jadi benalu ditambah keluarga kamu kayak nenek lampir semua!”“Jaga omongan kamu Zahra! Kamu boleh nggak suka sama keluarga aku tapi jangan pernah kamu ngerendahin mereka!” ancamnya.“Aku ngerendahin mereka, nggak salah? Mas, tanpa aku ngerendahin pun kelakuan
Aji tertawa terbahak-bahak, “Lea, ini hanya hadiah ulang tahun untuk kamu ... saya tidak selancang itu untuk melamar kamu sekarang!” jelasnya.Wajah Aleana memerah karena malu, “Leaaaa, astaga kamu terlalu kegeeran jadi orang!” ucapnya dalam hati. Ia salah tingkah.“Tidak usah merasa sungkan begitu, kalau kamu memang mau saya pasti bisa rencanakan secepatnya untuk melamar kamu!”“Jangan! Ehh maksud saya, tidak aa eeee ta-tapi ini terlalu mahal kalau cuma untuk sebuah hadiah ulang tahun kamu gila ya Aji? Ini cincin permata kisaran harganya mencapai satu milyar kan?” Aleana keheranan.“Ini adalah pemberian pertama saya, kalau kamu mau saya masih bisa memberikanmu lebih dari ini, tapi meskipun begitu saya harap kamu menganggap ini adalah murni sebuah pemberian bukan untuk hal lain, karena saya tidak mau kamu akan terbebani akan hal ini terkait keputusanmu menerima saya atau tidak.”&ldq
“Ma, Pa! Terima kasih atas semua yang telah kalian berikan ke Aleana dan cucu Mama dan Papa, Lea cuma bisa minta maaf atas semua keputusan Lea di masa lalu yang menentang restu dari kalian ... ternyata apa yang Mama dan Papa katakan benar dia bukan orang yang baik untuk dijadikan seorang pendamping! Tapi Lea sudah banyak belajar dari hal itu, meskipun banyak hal pait yang harus Lea lewati Tuhan kasih Lea anak yang sangat cantik dan baik hati seperti Putri. Ma, Pa Lea berharap kalian di sana tenang ya karena hidup Lea sekarang sudah jauh lebih baik dari yang sebelumnya.”“Opa sama Oma pasti bakalan lebih senang kalau lihat Mama melanjutkan hidup Mama dengan mencari seorang pendamping! Mencari seorang teman dan penjaga untuk Mama ... Opa, Oma kalian pasti setuju kan kalau Mama nikah dengan om Aji? Hah, coba kalian ada di sini nemenin Putri pasti kalian bakalan jadi tim Putri buat jodohin Mama dengan om Aji!”“Sudah selesai curhatnya?”
“Permisi!”“Iya, silahkan masuk!” Mata Aleana membola saat melihat seseorang yang baru saja dipersilahkannya masuk.“Anda ngapain ke sini?”“Pertanyaan anda masih sama ketusnya, apa itu berarti saat ini masih belum memaafkan saya?”“Permisi! Eh, upss. Maaf sepertinya saya menganggu ya!” ucap David yang baru saja masuk ke ruangan Aleana, gegas ia menutup pintu dan kembali ke luar.“Ada urusan apa? Menurut jadwal bulan ini urusan kerja sama kita sudah selesai dan dilanjut bulan depan bukan?”“Bisa tidak kesampingkan urusan bisnis dulu? Saya ke sini bermaksud ingin menyelesaikan masalah kita yang belum selesai beberapa waktu lalu, ya itu pun jika anda mau tapi saya tidak memaksa semua tergantung dari kesediaan Anda.”Pandangan Aleana liar, “Baik, Anda punya waktu sepuluh menit


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.