Maduku Sahabatku
Balasku sekenanya.
"Wah iya itu benar, kita perawatan gratis saja di salon Indri," sahur Vina.
"Ya betul, anggap saja kami bertiga ini sebagai penglaris salonmu, Ndri," timpal Seva.
"Kalian bertiga itu ya, maunya gratisan Mulu, huft." Jawab Indri sambil memanyunkan bibirnya.
Kami berempat tertawa bersama, kami segera duduk sofa kantorku, dan aku memesan beberapa kue dan minuman untuk teman-temanku.
Bab Populer