Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kinan

Kinan

"Wisnu." Kinan terdiam, melihat penampilan pria itu dari ujung kaki hingga ke ujung kepala. Tepat sesuai dugaannya, pria kutu buku dengan kaca mata tebal. "Ah, ya. Saya Kinan." "Buku apa yang kau sukai?" tanyanya, seraya mengajak Kinan berjalan pelan ke arah rak-rak buku yang berbaris dan tersusun sangat rapi di hadapannya.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai liku
Baca
+Pustaka
SEQUOIA

SEQUOIA

Ditemani mahkota lucu yang berbentuk aster ungu di tengah dan dipenuhi dedaunan kecil di pinggir. Kalau tak salah ingat, salah satu mantan Baskara ada yang sangat menyukai bunga aster, katanya identik dengan teman semasa kecilnya yang berpulang lebih awal. Iya ... sepertinya dia adalah Dania. Segala perabotan sekolahnya pun selalu ada gambar bunga aster menyelip entah kecil atau besar, di stabilonya sekalipun.
7.52.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai liku
Baca
+Pustaka
SILARIANG

SILARIANG

’ Batin Tenri sambil menyeka sudut matanya. Pekerjaan Tenri menginput data dan pembukuan telah selesai sebelum senja. Dia merasa senang karena bisa pulang lebih awal dan memasak untuk suaminya. Dipilihnya menu ikan bandeng pallu mara khas Sulawesi Selatan dan tumis kangkung pedas kesukaan mereka berdua. Biasanya Tyo pulang setelah magrib dan semua makanan sudah tersaji di meja.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai liku
Baca
+Pustaka
SELINGKUH

SELINGKUH

Membenamkan kejantanannya di liang kenikmatan Sheila yang sudah basah dan mendambakannya. Sheila menegang dan menahan napasnya beberapa saat, segala tentang Jack benar-benar mengagumkan. Selain memiliki otot-otot tubuh yang terpahat sempurna dan memiliki paras tampan dengan kulit cokelatnya, pria itu juga memiliki kejantanan yang panjang dan besar. Sheila tidak menyesal telah melemparkan harga dirinya di depan Jack untuk mencicipi pria itu.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 486 kali sebagai liku
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

Si kakek tua itu langsung melirik ke arah suara decitan pintu yang dibuka oleh cucunya, Ocin. "Ocin, kamu dah pulang, Nak. Tumben sekali agak terlambat," ucap kakek Ocin yang bernama Darto itu. Ocin seketika menyalami tangan kakek Darto. Matanya yang sudah agak kurang jelas dalam melihat, kulitnya yang sudah keriput, dan juga pendengarannya yang sudah mulai memburuk adalah pertanda kakek Darto sudah termakan usia. Salah satu alasan utama yang mungkin masih Ocin pertahankan hingga sekarang meski dirinya selalu dibully oleh si trio kopet dan tidak memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri yakni adalah keberadaan kakek Darto, satu-satunya manusia yang benar-benar menerima Ocin apa adanya. Wajar
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai liku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status