UNPLACED
Dagunya serupa huruf V dengan ujung yang tidak terlalu runcing.
“Kerja apa kamu, Vik?”
Bagi orang lain, kalimat itu mungkin terdengar biasa-biasa saja. Tapi, tidak demikian halnya dengan Vika. Pertanyaan itu menyadarkan akan kondisinya yang sama sekali jauh dari kata sukses seperti si penanya.
“Selain makeup artist, maksudnya.”
Vika mengetuk-ngetukkan jarinya ke meja. Dia ingin membalasnya dengan pernyataan yang pintar dan dapat menusuk hati kakaknya itu., Tapi, bibirnya kelu. Dia tidak mampu berkata apa-apa.
Hot Chapters