Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Dia

Dia

Cuci mata. Gadis itu masih melihat-lihat dengan kaki yang terus maju selangkah demi selangkah menggantikan posisi orang yang di depannya. Tapi karena dia tidak memperhatikan langkah, sepatunya malah menginjak bagian belakang sepatu orang yang ada di depannya. Lea refleks mundur dan menundukan kepala dengan bibir dilipat kedalam, menatap kaki nakalnya. Perlahan dia mendongakkan kepala. Sepasang iris mata hitam pekat menatap tajam dirinya.
102.6K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 84 fois en tant que liku
Read
+Librairie
LIKA-LIKU HIDUP MAMAN

LIKA-LIKU HIDUP MAMAN

Sapa August sambil turun dari motornya. Maman mengamati pria yang dibawa August, dari penampilannya pria tersebut sepertinya cukup sering berolahraga karena otot-otot yang tampak ditubuhnya terlihat terbentuk. Maman langsung menepuk bahu August. "Tidak apa-apa, santai saja." Maman kemudian melirik ke arah pria yang datang bersama August. "Hai, kenalkan aku Maman!."
9.614.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 328 fois en tant que liku
Read
+Librairie
SELUMBARI

SELUMBARI

Dengan kondisi cahaya yang minim, aku tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas walau jarak kami tidak sampai satu meter. Ctar! Kilat menyambar. Bulu kudukku tiba-tiba berdiri. Walaupun sekilas, aku dapat melihat wajah pria ini tidak mulus, aku tidak yakin. Ctar! Kilat menyambar sekali lagi. Aku tercekat, wajah pria ini tertutup dengan topeng. Dan mataku menangkap sesuatu yang menyilaukan mata saat kilat menyambar, aku melihat ke arah sumber yang aku lihat. Tangannya, memegang... pisau? Aku menatap wajah pria di depanku, melihat ke tangannya lagi. Oh, tidak. Apa yang akan dilakukan pria ini? Aku berlari.
101.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 55 fois en tant que liku
Read
+Librairie
Selìni

Selìni

Daripada hanya mendapat lelah dan sakit badan lebih baik putar balik untuk pulang. Saat ini kakinya menyusuri jalan bebatuan, melangkah hati-hati agar tidak tergelincir. Eleanor memutuskan memotong jalan agar lebih dekat. Tiba-tiba, matanya menangkap pergerakan samar di antara cahaya langit yg meredup. Tepat di antara celah bebatuan berukuran sedang, tampak seperti perangkap buatan. Itu seekor kelinci!
901 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 36 fois en tant que liku
Read
+Librairie
Lusia

Lusia

Melebihi wanita penghangat ranjangnya yang sebelum sebelumnya. Aaron sadar, ia sedang tersihir wajah mungil yang nampak rapuh itu. hidung mancung namun mungil di saat yang bersamaan. Mata bulat dengan bulu mata lentik natural yang tak berlebihan. Berbeda dengan wanita – wanita yang sering Aaron lihat, mereka menggunakan mascara secara berlebihan dan bahkan ada yang menggunakan extention bulu mata. Tapi Lusia berada di takaran yang pas. Dan semua itu serasi dan membuatnya sangat cantik. Mata Lusia yang berwarna cokelat kayu. Aaron mengusap dagunya, Aaron rasa ia sudah memberikan waktu yang cukup bagi Lusia untuk membaca segala hak dan kewajiban mereka di surat perjanjian.
Chapitres populaires
106.6K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 251 fois en tant que liku
Read
+Librairie
Purnama

Purnama

Jadi uangku untuk masang penglaris bukan beli alat bengkel, astaghfirullah! Purnama merasa dibohongi, hatinya sesak. Ia berjalan mendekati suaminya yang terdiam saat melihatnya. Purnama lahir di keluarga yang agamis, ia paham betul dasar-dasar dalam agama Islam. Dan pergi ke dukun adalah syirik, sebuah dosa besar. Ia menaruh dua gelas kopi di meja dekat suaminya lalu menatap Bintang dengan tatapan marah.
102.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 69 fois en tant que liku
Read
+Librairie
LILY

LILY

pekik Rachel dengan wajah kesal. “HAHAHAHA,” tawa Lily yang terdengar nyaring. “Ih kesal, aku bilang jangan tertawa,” rajuk Rachel. “Oke aku akan berhenti,” ujar Lily dengan masih menahan tawanya. “Aku kesal banget sama kanebo kering itu,” ujar Rachel. “Ha kanebo kering?” tanya Lily dengan dahinya yang mengkerut. “Iya kanebo kering, kalau bicara engga jelas dan wajahnya juga datar seperti papan kayu,” jelas Rachel.
Chapitres populaires
105.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 153 fois en tant que liku
Read
+Librairie
Kuranji

Kuranji

Rasa penasaran membetot Kuranji untuk melangkah tergesa menuju cahaya itu. “Apa ini?” Kuranji mengamati senjata yang nyaris membelah sebuah meja batu. “Pedang?” Kuranji tidak yakin dengan penglihatannya. Dia tentu tidak asing dengan bentuk pedang, tapi senjata yang ada di hadapannya itu tampak berbeda. Bentuknya tidak lurus, melainkan agak melengkung. Mata pedang tersebut berwarna tembaga dan memantulkan cahaya yang indah meskipun tidak tersentuh bias matahari sama sekali.
103.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 68 fois en tant que liku
Read
+Librairie
Tes

Tes

Aura Lika 12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 52 fois en tant que liku
Read
+Librairie
Dernier
123456
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status