Biblioteca
Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Exit

Exit

Pertanda bahwa tadi memang ada bahan obrolan yang menyenangkan. “Kamu tadi ketinggalan obrolan hangat hari ini, Lin. Breaking news pokoknya.” Anak perempuan yang mempunyai poni panjang itu memberitahuku, tangannya membentuk O dengan tautan jari telunjuk dengan jempol.
102.7K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 76 Vezes como licik
Ler
+Biblioteca
LEAK

LEAK

ucap lawannya dengan sorot mata yang tajam serta seringai yang tampak menakutkan. Lalu dengan entengnya ia membanting tubuh si kepala anjing ke lantai. Hingga memperdengarkan suara ledakan yang disertai serpihan-serpihan kecil keramik berwarna putih juga debu yang bertebaran di udara. "Bagaimana? Tidak sakit, bukan?" tanyanya sambil melepaskan cengkeraman. "Si-siapa k-kau se-benarnya?"
103.8K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 115 Vezes como licik
Ler
+Biblioteca
RADINKA

RADINKA

Demi kesehatan lo [Isi Pesan Radit] Malam Dinka, maaf ini gue Radit. Gue sempet ngejenguk lo waktu sakit, gue gak sengaja dan maaf kalau udah buat lo gak nyaman. Gue juga minta maaf kalau nama lo jadi buruk di sekolah, gue kemarin kelepasan emosi karena Andra nonjok gue waktu gue berusaha buat Andra gak tau info sakit apa lo nya. Tapi, boleh gue minta tolong lo jelasin ke Vania, dia salah paham karena waktu berantem gue refleks bilang kalo gue suka ke elo, dan berakhir ke Vania yang sampe sekarang gak bisa gue ajak ngomong. Gue sayang banget sama dia.
103.7K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 86 Vezes como licik
Ler
+Biblioteca
SILARIANG

SILARIANG

Bisik Asha dengan penuh semangat. “Iihh barang kali Sha keluaran luar negeri.” Tenri tertawa kecil mendengarnya. Bunyi denting lift terbuka dan kedua perempuan itu masuk lalu tiba-tiba seorang laki-laki muda ikut masuk dengan tergesa dan hampir menabrak Tenri.
102.2K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 64 Vezes como licik
Ler
+Biblioteca
Klandestin

Klandestin

Yah, meski biasanya responnya cuma itu-itu aja. "Tumben kamu gak gosipin Sera, kenapa?" "Ih, ini tuh lebih viral tau. Lagian nih ya, bukan cuma aku pasti satu sekolah juga heboh. Mau tau gak kenapa." Bestari mengangguk. "Karena cowok itu kaya Jeno NCT. Kyaaa." teriaknya hingga beberapa siswa memandang mereka sebentar sebelum kembali dengan kegiatannya masing-masing, sudah biasa.
3.0K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 83 Vezes como licik
Ler
+Biblioteca
Ludus

Ludus

jelas Lili sambil membongkar kereseknya. Dengan santai Satya mengambil air mineral dari tangan Lili kemudian meminumnya. Lili mendengus kala air mineral yang ia buka direbut oleh kakak sepupu sahabatnya. "ga ada tenaga buat buka botol air mineral ya?" sindir Lili kesal. "ibadah Li," ujar Satya membuat tawa Bintang pecah, receh sekali humor Bintang ini.
104.8K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 104 Vezes como licik
Ler
+Biblioteca
Culik Aku, Mas Gery!

Culik Aku, Mas Gery!

Langkah kaki yang terburu-buru bergema di sepanjang koridor rumah sakit yang bernuansa putih bersih. Bau antiseptik yang tajam menusuk hidung, menambah kesan mencekam di area ruang tunggu Intensive Cardiology Care Unit (ICCU). Gery melangkah lebar, mengabaikan segala tatapan orang, sementara Ana berjalan cepat di sampingnya, berusaha mengimbangi ritme langkah pria itu yang dipenuhi rasa panik luar biasa.
10642 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 14 Vezes como licik
Ler
+Biblioteca
BATARI

BATARI

Ia membenamkan wajahnya di antara pangkal paha Batari yang terbuka lebar Berawal dari kecupan lalu mulai menghujami inti sensitif batari dengan hisapan dan lumatan rakus, menjilat dan menekannya dengan ujung lidah kelentit Batari, Ia mencumbu tiap lapisan labia inti batari yang tebal merah seolah itu adalah makanan ternikmat disemesta.
10554 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 14 Vezes como licik
Ler
+Biblioteca
BI-LA

BI-LA

Cakra langsung mendengus, "Ya udah. Sinian." "Gosip apa sih, Mas?" Cakra terdiam membuat Nila jadi gemes sendiri. "Cepetan Mas, emangnya Nila bisa baca pikiran Mas Cakra?" Cakra tersenyum, adiknya memang gampang di buat kesal dan menurut Cakra itu lucu. "Salah satu staff Marketing di tempat kerja Mas, katanya Gay." "Ha?" Nila mundur untuk memastikan kebenaran dari ucapan Abangnya, "Mas tahu darimana?"
2.5K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 75 Vezes como licik
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
12345
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status