Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kaki Kaki Mungil

Kaki Kaki Mungil

Ujang memimpin di depan. Mereka tiba di sebuah lapangan yang cukup landai dikelilingi pepohonan menambah keasrian tempat ini. Sebuah danau mungil diapit dua pinus raksasa tampak menambah keindahan. Beberepa ban berubah fungsi menjadi mainan untuk dipakai bersama. Bergerak mempesona seiring hembusan angin lembut menerpa. Barisan lavender dan krisan kuning teratata rapi membatasi antara gedung dan lapangan. Bertengger pula dua buah gawang yang bisa digeser-geser.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as liku
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

“Mas Arya bawa ini, aku mau bawa bonekanya aja. Kayaknya enak kalau dipeluk. Empuk.” “Enakan juga meluk aku.” Arya mencebik. Menerima kembali barang yang diberikan oleh Cita, kemudian meletakkannya di sofa. Kemudian, ia mengambil boneka kelinci putih yang sempat dibelinya di Jakarta, lalu meletakkannya di pangkuan gadis itu. “Dilarang meluk pak kelinci, kalau ada aku di sini.” “Pak kelinci?” Cita terkekeh sambil menatap boneka yang setinggi tubuh Cita ketika duduk. “Tahu dari mana kalau dia cowok?”
9.838.3K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as liku
Read
+Library
Kelabu

Kelabu

ujar Dania sambil menunjuk ulat yang berada di atas sebuah daun. Raka mengikuti arah tunjuk gadis itu. “Dia akan menjadi kupu-kupu yang cantik kelak,” kata Dania sambil merekahkan senyum. “Aku iri tahu,” ucapnya dengan wajah cemberut sambil berpindah melihat kupu-kupu biru. “Kupu-kupu itu bisa menyentuh langit, sedangkan aku tidak bisa,” ujarnya dengan tatapan senduh.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as liku
Read
+Library
Mata Elang

Mata Elang

gumam Vanya terkekeh. Setelah selesai sarapan, Vanya berjalan-jalan di area hotel. Dia mengagumi dalam diam setiap sudut bangunannya, mata dia tertarik ketika melewati jendela kaca yang lebar menyajikan pemandangan kolam renang yang airnya jernih, di samping kanan dan kirinya ditumbuhi pohon kamboja, ada pohon palem juga. Vanya pun mencari pintu untuk bisa sampai di kolam renang tersebut, dia langsung mengambil tempat duduk khas pantai.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 312 Times as liku
Read
+Library
RAVANGGHEA

RAVANGGHEA

[DISARANKAN VOTE DULU SEBELUM MEMBACA] [TIDAK MENERIMA SIDERS] [PLAGIAT? OUT PLEASE] ^^^ Enjoy This Part 𝙃𝙖𝙥𝙥𝙮 𝙍𝙚𝙖𝙙𝙞𝙣𝙜 𝙂𝙪𝙮𝙨 🦋 *** ‘’hufft.’’ Lia menghela nafas lega saat sudah duduk disofa apart Andre.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as liku
Read
+Library
ALASKA

ALASKA

tukas Alaska Dan sontak keheningan melanda . ______
104.2K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as liku
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Berada persis di tepi sungai Amandit. Sungai yang dipercaya masyarakat sekitar dihuni seekor naga. Konon, dahulu kala di sungai itu ada suami istri yang menjelma menjadi siluman naga karena telah memakan telur yang mereka temukan di sungai itu. Tanpa mereka tahu bahwa itu adalah telur naga. Setelah itu, terjadi perkelahian antara naga asli dan naga jelmaan suami istri pencari ikan. Sungai Amandit berubah berwarna merah, yang jadi pertanda bahwa suami istri itu kalah melawan naga. Akhirnya siluman naga itu harus meninggalkan sungai Amandit. Begitulah cerita yang beredar di masyarakat sana.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as liku
Read
+Library
Gantari

Gantari

Kulitnya bergelambir dan juga sebagian terkelupas, beberapa belatung tampak melata keluar dari ujung matanya yang merah. Senyumnya, bukan, lebih tepatnya dia menyeringai begitu mengerikan, memamerkan giginya yang hitam dan sangat runcing. Dari dalam mulutnya terus mengeluarkan liur yang hitam dan berbau sangat busuk. Wanita itu terus menghidu anyirnya darah yang ada di tangannya kemudian menyesap dan menjilati jemarinya yang berkuku hitam dan panjang, seolah tengah menikmati makanan yang begitu lezat, hingga mulutnya belepotan darah.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as liku
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status