Maafkan Aku yang Telah Jatuh Cinta
“Sayang, kamu jangan terlalu kecapaian ya? Biar ibu Tati saja yang mengerjakan semua pekerjaan rumah.”
“Mulai hari ini, kamu tidak boleh kerja lagi. Ingat kata dokter.”
“Meylani, Leo sangat mencintaimu.”
“Sayang, kamu enggak usah capai masak. Itu tidak penting untuk aku. Cukup kamu ada untuk aku. Jangan pernah tinggalkan aku.”
“Kamu tahu kan, Sayang? Aku akan seperti apa, kalau aku jauh dari kamu?”
Air mata itu, seketika mengalir, membasahi wajahnya yang masih tampak lemah. Seluruh kalimat-kalimat cinta Leo, menghadirkan kerinduan yang semakin menjadi.
Hot Chapters