Penyesalan Sang CEO
Reno hendak kembali masuk ke mobil namun Celine masih berdiam diri menatap bangunan rumah, sepertinya ia enggan untuk masuk ke dalam.
“Nona sebaiknya anda segera masuk ke dalam angin malam tidak baik buat tubuh anda.” tegur Reno.
Celine menoleh ke arah Reno yang berdiri di sampingnya, “andai ucapan kamu tadi Bryan yang katakan aku pasti sangat bahagia.”
“Maaf, nona kalau saya lancang.” Reno langsung menunduk, ia menyesal dengan ucapannya.
Celine pun tersenyum melihat Reno yang ketakutan, kata-kata Reno tadi hanya ucapan sederhana yang tidak pernah Bryan ucapkan padanya, “Kamu tidak salah untuk apa minta maaf. Ya sudah saya masuk dulu.”