Hukum yang Tak Tertulis
"Kadang, perjuangan membuat kita jatuh. Tapi jika yang membuat kita bangkit adalah cinta — pada manusia, pada kebenaran — maka setiap luka adalah tanda bahwa kita masih hidup untuk sesuatu yang berarti."
Sore itu, langit mulai cerah. Hujan telah reda, menyisakan aroma tanah basah yang menenangkan. Dara, dengan map di tangan, berjalan cepat ke sebuah rumah sederhana di ujung gang. Di sana, ia janjian dengan Ibu Sari — seorang perempuan tua yang anaknya dulu dibela Ari tanpa dibayar sepeser pun.
Ketika Dara mengetuk pintu, suara dari dalam menyambut, “Masuk, Nak. Sudah ditunggu.”
Hot Chapters