Aku yang tak mengerti cinta
Aku sedang di tengah jalan, melamun dengannya pikiran tak terisi, ketika kendaraan tiba-tiba melintas kencang mengambil sering akan menabrakan diri, dan terengah-engah, seolah-olah aku korban tabrak, lalu terluka dan meminta imbalan.
Berkali-kali akan kucoba hal tersebut, tapi gagal, karena aku selalu ingat akan miskin mentalku saat hal itu terjadi. Aku percaya bahwa sesosok Tuhan tiba-tiba muncul di ambang pintu rumah dan memberikanku pencerahan. "Tuhan, apakah itu kamu? Tolonglah aku ini ... aku sudah seperti orang gila," keluhku, sebelum menyadari bahwa tidak ada orang di sana.
Hot Chapters