Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Tak Ingin Suamiku Tahu Aku Kaya

Aku Tak Ingin Suamiku Tahu Aku Kaya

Aku mencoba menenangkan Mba Nina yang nampak masih panik. "Eh, iya Bu, tapi.... a-apa itu semua me-memang benar Bu?" Kembali Mba Nina menundukan kepalanya malu. Nampaknya dia juga terbawa akan omongan tentangku diluaran sana. Wajar, karena mereka semua tidak tahu. Tapi seharusnya kan tidak apa-apa juga jika tidak tahu seharusnya. Allah memang menciptakan masa lalu untuk menjadi pelajaran, dan hikmah, bukannya untuk bahan berghibah.
888.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai lirik ignorance
Baca
+Pustaka
ISTRI GENDUT YANG KAU HINA!

ISTRI GENDUT YANG KAU HINA!

POV Alya "Apa Mbak? Mas Arif sayang sama Kayla? Nggak salah dengar aku Mbak?" "Selama ini Mas Arif nggak pernah mengakui Kayla sebagai putrinya. Dia tega mengusir aku dan Kayla dari rumah Ibu tanpa bekal apa apa, padahal tahu kalau Kayla masih bayi dan aku juga nggak punya pekerjaan!"
1034.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai lirik ignorance
Baca
+Pustaka
Aku Tak Sepolos Yang Kalian Kira

Aku Tak Sepolos Yang Kalian Kira

sanggah Mas Hilman lirih. "Jangan bohong, Man! Ibu sudah tahu sifat Arini," jelas Ibu membuat hatiku berdenyut. Sifat yang mana? aku ingin bertindak bodoh dengan keluar untuk membalas ucapan Ibu. Tapi aku masih berpikir waras. "Gak ada, Bu. Yaudah, aku mau shalat dulu," terdengar langkah Mas Hilman mendekati pintu, namun langkahnya kembali terhenti.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai lirik ignorance
Baca
+Pustaka
DIKIRA AKU MISKIN

DIKIRA AKU MISKIN

“Jaga omongan kamu. Aku nggak pernah melakukan yang kamu tuduhkan. Aku nggak sehina itu.” “Memang kamu hina. Buktinya selera kamu sampah. Itu artinya, kamu juga sampah.” “Sayaaang!” Mas Bimo langsung meraih tubuhku lalu mendekapku sangat erat. Aku berusaha melepaskan diri, tetapi sia-sia. “Aku melakukannya hanya sama kamu. Kamu jangan menuduhku seperti itu. Aku berani sumpah.” “Aku nggak percaya lagi padamu walau hanya seujung kuku. Kamu itu pengkhianat! Kotor! Menjijikkan!” Aku kembali menitikkan air mata mengingat perbuatannya.
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 466 kali sebagai lirik ignorance
Baca
+Pustaka
Ei-Bree My Betelgeuse

Ei-Bree My Betelgeuse

kataku. "Sepertinya kita masih sangat kecil waktu lagu ini dirilis," timpal Jake. "Tapi kita sudah lahir. Aku tahu lagu ini," ulangku. Victor menyanyikan liriknya dengan suara seperti sudip yang diseret di atas penggorengan. "Don't know where she belongs, where she belongs. She wants to go home but nobody's home, that's where she lies, broken inside." "Sial," kataku, berdecak dan tersenyum, "Nobody's Home, Avril Lavigne." Aku terselamatkan oleh judul yang tertuang dalam liriknya. Jika tidak, kurasa aku tak akan pernah berhasil menebak.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai lirik ignorance
Baca
+Pustaka
The Soul of 7 Crystals

The Soul of 7 Crystals

Ia menjadi lebih pendiam dan serius dari seblemunya. “Kalian mengatakan akan tetap bersama di saat kita semua tidak tahu akan di kirim kemana. D.O mulai mengganggu perbatasan Fire Flame, bisa saja kita semua terpisah.” Ignis sejak awal hanya mendengarkan celetuk teman-temannya. Ia sudah menghabiskan bergelas alkohol dan masih terlihat baik-baik saja.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 491 kali sebagai lirik ignorance
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

Yang kini tak pernah didengarnya lagi. “Du du du du du du du du du Understand the things I say Don't turn away from me 'Cause I've spent half my life out there You wouldn't disagree Do you see me? Do you see? Do you like me? Do you like me standing there? Do you notice? Do you know? Do you see me? Do you see me? Does anyone care? Unhappiness Where's when I was young And we didn't give a damn 'Cause we were raised
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 556 kali sebagai lirik ignorance
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Dalam keputusasaan dan rasa sakit, mataku perlahan terpejam. Sebenarnya, aku tidak tahu bagaimana aku mati. Sejak saat itu, kesadaranku selalu terasa buram. Aku pikir hidupku akan terhenti di usia 18 tahun. Namun, tidak kusangka, meski sudah mati, jiwaku tetap bisa tinggal di sini. Melihat kemarahan di wajah Ayah, Tante Sandra juga tidak bisa berkata apa-apa lagi.
8.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai lirik ignorance
Baca
+Pustaka
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

“Raga ini kami bekukan… jiwa ini kami buka… gerbang ke dalam bukan lewat darah… tapi lewat kesadaran yang terbelah…” Perlahan, udara di ruangan berubah berat. Nafas menjadi singkat. Cahaya lilin satu per satu meredup hingga nyaris padam, menyisakan rona kemerahan seperti mata yang menyala dalam gelap. Ilham menutup matanya. Dalam benaknya, sebuah lubang hitam terbuka seperti pusaran yang menelan semua rasa. Dan ia jatuh. ---
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai lirik ignorance
Baca
+Pustaka
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

"Bukan karena temperamennya buruk, tapi ... dia nggak peduli. Di matanya, orang-orang seperti kita nggak berbeda dengan semut." Dia juga pernah merasakan perasaan seperti itu dari sosok Ignis. Itu adalah kesombongan yang berasal dari dalam tulang, sikap memandang rendah dunia fana yang terbentuk dari keluarga tersembunyi yang telah bertahan ribuan tahun. "Ayo, kita pergi cari Misandari dan yang lainnya," kata Luther sambil mengalihkan kembali pandangannya, lalu mengajak Hani pergi.
8.83.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98.0K kali sebagai lirik ignorance
Tampilkan Ulasan (736)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan di
Harsya Effendi
cih penulis novel ini ga punya wawasan luas dan bodoh, setiap ada rintangan dan masalah yg di hadapi tokoh utama pasti masalahnya sama dan terus berulang ulang seperti ini, darimulai wendy, carlos, arnold sampai handy di bab 400san, sungguh membosankan, kenapa selalu di hadirkan tokoh tokoh yg sama
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status