Cinta yang Tak Mungkin Kembali
Rekan itu menelan ludah, lalu berkata dengan susah payah, "Kakak Ipar meninggalkan surat untukmu. Ada di atas meja."
Declan mendorongnya menjauh, lalu mengambil lembaran kertas di atas meja dengan tangan gemetar.
Baris pertama tertulis jelas dengan huruf besar.
[ Permohonan Pemutusan Hubungan Pernikahan. Pemohon: Declan, Brenda. ]
Safira berjalan masuk dengan terpincang. Dia masih ingin meraih lengan Declan seperti sebelumnya. "Declan, kakiku sakit."