Melahirkan anak untuk CEO
Tanpa ragu, dia mulai memainkan sebuah lagu.
"River flow in you?" ucap Parsa seorang diri. Denting piano yang dimainkan Freya terasa menyayat hati, seperti seseorang yang sedang merindukan sesuatu.
"Ma, sampai kapan, aku harus menahan sakit seperti ini, yang aku ingat nenek pernah mengatakan padaku, jika lagu ini adalah kesukaanmu dulu. Aku selalu belajar untuk memainkannya, berharap suatu saat aku bisa bertemu denganmu, meski aku tak pernah bisa melihat jelas wajahmu dalam mimpi, setidaknya biarkan hari ini perasaanku sampai padamu," ujar Freya berbicara sendiri. Hatinya terasa disayat menahan apa yang selama ini selalu dirasakannya. Tanpa disadari bulir-bulir air mata yang selalu ditahanny
Hot Chapters