Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Hati Mulai Mendua

Ketika Hati Mulai Mendua

tanya Sandra. "Hush! Kamu ini kalau ngomong asal njeplak aja." "Bentar lagi kan kamu janda dan dia duda. Cocok kan?" "Apanya yang cocok Bu?" tiba-tiba Dewi muncul. "Kamu ini ikut-ikutan saja, kepo ya?" kata Sandra. "Jiwa ghibah ku meronta-ronta!" kata Dewi. Kami semua tertawa. Dewi ini ada-ada saja.
10101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai lirik lagu gala gala duet
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Duda Bucin

Jerat Cinta Duda Bucin

Bos Galak Kamu cantik Sussana, aku tadi ingin menyapa tapi situasi tidak memungkinkan Sussana Saya memang cantik dari lahir pak, jadi enggak akan jawab terima kasih. Akbar menggelangkan kepala saat membaca balasan pesan dari Sussana. Keesokan harinya saat keluarga Malik sedang sarapan, "Ayah, aku bawa motor ya," pinta Ana. "Kamu diantar supir aja," jawab Gerry. "Pak Asep mau anter Bunda, Yah." "Kalau gitu kamu diantar ayah aja," jawab Gerry dengan santai. Ana memasang wajah cemberut, "Yang ada aku malah terlambat, aku pakai ojeg online aja ya," Ana kembali merajuk.
9.8178.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai lirik lagu gala gala duet
Baca
+Pustaka
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Yanti segera pergi dari ruangan itu karena melihat Gaza berada di ambang pintu. "Kalian sudah bersama sekarang?" tanya Gaza setelah Yanti benar-benar tak terlihat oleh inderanya. "Maksudmu?" "Kemarin kalian kencan, 'kan? Istriku melihatmu masuk ke salon langganannya. Dia bilang kamu bareng cewek rambut hampir sepinggang berkulit sawo matang. Yanti 'kan orangnya?"
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai lirik lagu gala gala duet
Baca
+Pustaka
CEO Galak itu Suamiku

CEO Galak itu Suamiku

Dentuman musik tak mengalihkan perhatian Keyla dari gelas yang ada di depannya. Dia terus menghitung satu persatu gelas kosong bekas minumannya. Baginya dentuman musik sama sekali tak menghilangkan kebisingan di kepalanya. "Key, sudah jam 3 pulang , yuk!" ajak Sisi melihat salah satu temannya sudah tak sadarkan diri. Mata Keyla menoleh ke arah Dita lalu kembali menatap sahabatnya. "Menurutmu semenyeramkan apa menyandang status janda?"
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai lirik lagu gala gala duet
Baca
+Pustaka
Dua Wajah Satu Hati

Dua Wajah Satu Hati

Tanya mami yang wajahnya terlihat sangat bahagia. "Halo, tante, aku Matcha." Sapa Matcha yang membuat wanita paruh baya itu bingung. "Ini Matcha, mirip banget kan sama Wu Hao?" Tanyaku, yang diangguki oleh beliau dengan semangat. "Ini mah bukan mirip lagi, kalian ngeprank mami ya? Sebenarnya kalian gak ceraikan" Tanyanya dengan nada menelisik.
876 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai lirik lagu gala gala duet
Baca
+Pustaka
Tergoda Pesona Adik Ipar

Tergoda Pesona Adik Ipar

Senja membalas tatapan itu dengan mendelik terkejut, langkahnya tetap mantap meski terasa ada sedikit beban di balik sikap tenangnya. "Mas Sky, kenapa ngomong gitu sih sama Gala? Bikin aku makin nggak nyaman aja," gumam Senja dalam hati. "Papa benar. Hore... Gala punya dua Mama." Sorak Gala sambil melompat-lompat kecil, tak sabar ingin segera sampai di toko es krim dan setelah nya lanjut bermain di playground. Suasana hangat itu membalut kebahagiaan Gala dan Sky, namun di balik tawa dan ceria Gala, ada ketegangan halus yang Senja rasakan.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai lirik lagu gala gala duet
Baca
+Pustaka
Lagu Duka di Musim Dingin

Lagu Duka di Musim Dingin

Yang lebih sulit dipercaya adalah, luka-luka mengerikan itu disebabkan oleh suaminya yang tercinta. "Aku sudah jauh lebih baik, terima kasih." Nadine tersenyum dan meninjau kembali naskah yang sudah dihafalnya. "Aku nggak akan mengecewakanmu malam ini." Malam ini adalah pertunjukan perdana Rombongan Opera White Swan.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai lirik lagu gala gala duet
Baca
+Pustaka
Menyulam Asa di Dua Hati

Menyulam Asa di Dua Hati

“Dear, Mimi, hari ini aku ada resital piano, tapi sepertinya aku nggak mau berangkat. Ibuku melupakan aku dan malah kiss Om Arjuna. Aku tadi lihat ibu kiss Om Arjuna di kantornya. Apa ibu sudah nggak sayang lagi sama ayah, ya? Ibu juga nggak sayang lagi sama aku?” Anggara terpaku. Tubuhnya terasa membeku di tempat. Ia menekan tombol pause, memastikan apa yang baru saja didengarnya. Lalu ia memutar rekaman itu sekali lagi, memastikan ia tidak salah dengar. “Om Arjuna? Kiss?” Anggara bergumam, suaranya nyaris tak terdengar. Tangan Anggara bergetar ketika ia melanjutkan memutar rekaman berikutnya.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai lirik lagu gala gala duet
Baca
+Pustaka
Terikat Denganmu

Terikat Denganmu

Setelah Joo In selesai bernyanyi, Lucas juga ikut memilih lagu. "Lucas, Jangan ganggu, aku belum selesai nyanyi, aku belum puas." protes Joo In kesal. "Ayolah, gantian." omel Lucas. Ia tetap mencari lagu yang enak di layar televisi. "Yasudah kalau gitu, kita duet saja." timpal Joo In mencari jalan tengah "Oke, siapa takut." Lucas tak peduli, yang ia harapan hanyalah agar Kayulla juga memerhatikan dirinya saja.
341 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai lirik lagu gala gala duet
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status