Berhenti Menggodaku, Kakak Tiri!
Adhikara mendengus kesal, sempat mengabaikannya selama beberapa detik, namun ponsel itu terus berbunyi dengan gigih.
Adhikara akhirnya meraih ponsel itu dengan satu tangan, sementara tangan lainnya masih menahan tubuh Lyra agar tidak bergerak menjauh.
Lyra sempat melirik sekilas ke arah layar ponsel yang menyala terang. Nama 'Gisela' tertera di sana dengan sangat jelas.
Seketika, sebuah rasa sedih yang menyesakkan dada menghantam Lyra. Itu adalah perasaan asing yang sulit ia mengerti, namun terasa jauh lebih menyakitkan baginya.