Hati yang Kau Sakiti
"Namamu sudah terukir indah di setiap detak jantungku. Setiap kali aku berpikir tentang masa lalu, aku menyadari bahwa perasaanku untukmu tak pernah berubah."
Kiran menundukkan wajahnya, sepasang matanya sudah mulai berkaca-kaca. Kata-kata Arga menembus pertahanan hatinya yang sudah lama ia bangun, perlahan meluruhkan kebekuan yang selama ini menyelimutinya. Arga pun mendekatkan wajahnya dan berkata, "Aku tahu aku pernah mengecewakanmu, tapi cintaku tetap sama, tidak pernah berkurang sedikitpun."