Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mas Duda, Beri Aku Lebih!

Mas Duda, Beri Aku Lebih!

Gadis polos itu semakin menyembunyikan wajahnya di dada bidang Arka yang terasa begitu kokoh dan menenangkan. "Aku tahu kok, Mas. Tapi air mata ini emang gak bisa kutahan lagi. Aku kangen banget sama Ayah… sama Ibu juga." Isak tangis Mia perlahan membawa atmosfer keharuan yang mendalam di ruangan itu. Arka terus mendekap tubuh Mia dengan erat, memberikan ketenangan, dan baru melepaskan pelukannya secara perlahan setelah gadis itu dirasa sudah mulai tenang dan berhenti menangis.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai lirik lagu mayada maha guru
Baca
+Pustaka
Istri Muda Pak Dosen

Istri Muda Pak Dosen

Walaupun tidak luwes, Helga dan Ivander tertawa-tawa dibuatnya. Lagu yang terputar sekarang adalah Di Sini Senang Di Sana Senang yang membuat anak-anak mengikuti gerakan Hadyan. “Seumur-umur, baru kali ini aku melakukan hal memalukan dengan senang hati,” batin Hadyan seraya melirik istrinya yang tengah tertawa sambil menutup mulut.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai lirik lagu mayada maha guru
Baca
+Pustaka
MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

Begitu cepat moodnya berubah. “Baik, saya mau memperkenalkan staff pengajar baru di sini. Ini namanya Pak Huda. Dia guru mata pelajaran matematika, pengganti sementara Bu Vira yang kemarin baru mengajukan cuti hamil.” Aku menatap lelaki hitam manis itu, rasanya wajahnya familiar. Hanya saja, aku lupa … pernah ketemu di mana? Atau mungkin hanya mirip saja? Entahlah.
10116.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai lirik lagu mayada maha guru
Baca
+Pustaka
Maduku Sahabatku

Maduku Sahabatku

Aku menarik nafas dalam agar bisa tenang sebelum menemui istri dan anak-anakku. "Papaaaa..." Nada dan Rangga berhambur memelukku ketika Meraka mendengar suara salamku. "Aduh ini anak-anak Papa sedang belajar malah lari-lari." Ku lihat Nada dan Rangga sedang belajar bersama dengan guru lesnya. "Kami kangen sama Papa, sekarang papa sibuk di rumah sakit terus." Nada mengeluhkan pekerjaanku yang memang sangat sibuk belakangan ini di tambah masalah dengan Nia.
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 556 kali sebagai lirik lagu mayada maha guru
Baca
+Pustaka
BERONDONG

BERONDONG

Maya melempar lotion dalam genggamannya. Elang dengan sigap menghindar sambil terbahak. "Pulang aja sono! Sok-sok an mau sholat, tapi akhlak minim banget!" oceh Maya kesal. "Masih untung lo ya, mata lo gak belekan segede gaban gara-gara sering melototin nenen cewek!" lanjut Maya dengan bar-bar. "Apa perlu gue mintain donasi akhlak dari para ustadz tersohor disini?! Hah?!" Maya masih semangat mengoceh.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai lirik lagu mayada maha guru
Baca
+Pustaka
Godaan Jin Dasim

Godaan Jin Dasim

Dia mencari dan meminta petunjuk Tuhannya, dalam setiap doa dia hanya ingin dipertemukan kembali bersama sang istri. Sedangkan di tempat lain, jauh di sebrang sana. Di sebuah negri jiran, Maya sedang mengajar anak-anak sekolah menegah pertama, dia sangat menikmati pekerjaanya. Tak ada niat untuk pulang apalagi membuka luka lama, dia menahan diri untuk mengabari ibunya sampai waktunya tiba. Setidaknya dia tahu dari kenalan yang ia suruh untuk selalu mengintai Ibunya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai lirik lagu mayada maha guru
Baca
+Pustaka
MAU KAN, JADI MAMA DIRA?

MAU KAN, JADI MAMA DIRA?

Maya mengangguk, meski tahu mamanya juga tidak akan bisa melihatnya. "Iya, Ma. Kalau di sekolahku memang ada bonus gurunya. Nominalnya juga gede. Itu tunjangan supaya guru rajin kerja dan semakin profesional!" Maya menjawab tanpa ragu-ragu. "Sekolahnya bagus berarti. Memperhatikan kesejahteraan guru." Respons sang mama membuat Maya lega sampai-sampai mengira permasalahan mereka selesai. "Ada yang mau ditanyakan lagi, Ma? Kalo gak ada, Lia tutup telponnya, ya."
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai lirik lagu mayada maha guru
Baca
+Pustaka
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

"Ana kidung rumeksa ing wengi. Teguh hayu luputa ing Lara. Luputa bilahi kabeh. Jim setan datan purun. Paneluhan tan ana wani. Miwah panggawe ala Gunaning wong luput Geni atemahan tirta Maling adoh tan ana ngarah ing mami. Guna duduk pan sirna." Entah mengapa hati Mayang menjadi tenang setelah mendengar kidung macapat Dandanggula ini. Di masa lalu, ayahnya kerap menyanyikan kidung ini saat dirinya akan tidur. Mendengarnya kembali membuat Mayang seakan-akan kembali ke masa lalu. Masa-masa tiada keruwetan sebagai orang dewasa. Mayang memejamkan mata, sementara Bu Zainab terus melantunkan kidung dengan merdu.
1031.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai lirik lagu mayada maha guru
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Luka

Antara Cinta dan Luka

Maya cerita: “Aku besar di panti, tidur di ranjang besi, nyanyi di kafe kecil tiap Jumat malam. Aku tahu lagu Mama dari radio—Nada di Tengah Hujan. Aku pikir dia mati. Aku simpan foto dia di bawah bantal.” Naya peluk Maya erat, bau sabun colek dan hujan di rambutnya. “Mama hidup. Dia nyanyi buat kita tiap malam di koma. Aku denger suaranya di mimpi.”
822 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai lirik lagu mayada maha guru
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status