SULTAN DESA
"Maafkan aku, Gil. Andai aku tidak menemui kamu hari itu, andai aku dapat menahan rindu, kamu tidak akan kehilangan kehidupanmu."
"Yang sudah terjadi biarlah terjadi," sahut Gilang menghibur. "Kehidupan harus berjalan. Yang penting istriku menerima keadaanku yang baru, yang penuh keterbatasan."
"Jangan terlalu merendahkan diri di hadapan istrimu. Kamu punya kedudukan yang lebih baik di kantor. Kamu menganggap dirimu terbatas karena melihat dari kehidupan sebelumnya. Aku sudah merasakan kehidupan para raja meski hanya tiga puluh hari, dan itu sudah cukup. Jadi mulai hari ini aku ingin hidup dengan suamiku, bukan dengan sultan dari kampung."
Bab Populer