Cinta Yang Tak Pernah Dipilih
Hanya ketenangan yang dalam, seperti laut yang akhirnya berhenti bergejolak setelah badai panjang.
“Kalau begitu,” katanya pelan, “doaku sudah sampai.”
Surat Terakhir
Malam itu, Airin menulis satu surat terakhir. Bukan untuk Arlan, bukan untuk Inayah, tapi untuk dirinya sendiri.
Untuk diriku,
Kau telah melewati badai dan masih berdiri. Kau pernah mencintai, kehilangan, dan bertahan tanpa membenci.
Jika suatu hari kau merindukan masa lalu, ingatlah: luka itu sudah menjelma taman.
ตอนยอดนิยม