Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)
"Aku bahkan hampir membuatmu kehilangan nyawa karena kebodohanku yang nekat untuk pergi dan mengingkari janjiku padamu. Seharusnya aku tidak melakukan itu, aku terlalu kalut karena mimpi buruk tentang Alle. Maafkan aku."
"Aku sudah memaafkanmu, yang penting kini kau sudah menyadarinya dan hanya fokus pada kita, bukan pada Alle lagi. Aku juga egois tidak mau memahami perasaanmu, aku seharusnya bisa menerima jika kau dan bayimu pasti tetap tidak terpisahkan, saat itu aku dipenuhi banyak ketakutan, sehingga aku tidak berpikir rasional. Aku tau kau hanya mencintaiku, Earl. Dan aku juga tau, ke depannya di antara kita akan selalu ada bayimu dan aku harus bisa menerimanya. Aku akan menerimanya nam