Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Kekasih Berambut Merah

Sang Kekasih Berambut Merah

Membalikkan tubuh Maria, dia melangkah lebih dekat dan meraih lengannya yang lain, menuntut perhatian penuhnya. Menatap wajah cantik itu—alisnya yang frustrasi, mata kristal zamrud yang melotot penuh amarah, dan mulut kecil yang manis mengerucut tidak setuju—dia mengibarkan bendera putih dan melembutkan nada suaranya, "Apa yang bisa aku lakukan untuk membuatmu berbicara denganku, Maria? Katakan padaku." "Lemparkan dirimu ke laut," suara manis itu menggeram.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai lirik maria
Baca
+Pustaka
DITALAK SUAMI GARA-GARA MAKE UP PUCAT

DITALAK SUAMI GARA-GARA MAKE UP PUCAT

Dia merana dengan nasib yang dijalaninya. “AKu doakan semoga ada laki-laki baik yang mencintaimu apa adanya, Mar.” Fany kembali menghibur. “Jangan menghiburku terlalu tinggi, Fan. Karena aku tau jika aku ini hanya anak haram yang akan selalu menjadi cemoohan. siapa lelakinya yang mau menerimaku? Kalaupun dia mau menerima, belum tentu dengan orangtuanya,” jawab Maria dengan hati yang perih.
9.9245.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.1K kali sebagai lirik maria
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Ibu Tiri Suamiku

Hasrat Liar Ibu Tiri Suamiku

"Dira bilang tadi Tante Sarah datang dan manghajar kamu. Kamu enggak apa-apa, kan?" Tangan Mas Indra terangkat ingin menyentuh bibirku setelah tau bibirku terluka. Namun cepat-cepat aku mindur menghindarinya. "Put, ini bukan saatnya kamu egois. Kamu sedang terluka, aku harus mengobatinya!" ucap Mas Indra marah. "Mas, kamu sadar enggak sih. Justru keegoisanmu yang membuat aku terluka gini. Sampai kapan kamu membahayakanku karena keegoisanmu!"
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai lirik maria
Baca
+Pustaka
You Are Mine, Maria

You Are Mine, Maria

Dia menggenggam tangan wanita itu, melihatnya dengan tatapan rumit. "Sudahlah, jangan menangis. Ini semua sudah takdir, dia pasti akan tenang di sana," ucap Lucas menenangkan Maria. Meskipun air matanya masih menetes, Maria balas menatap Lucas dengan raut wajah keheranan. Apa maksud perkataan Lucas barusan? Pikirnya. Melihat Maria yang masih menangis membuat Lucas menciumi tangan wanita itu.
9.9196.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai lirik maria
Baca
+Pustaka
Mawar Hitam Berdarah

Mawar Hitam Berdarah

Sedangkan Maria hanya bisa mengepalkan tangannya kuat sambil terus mengucap istigfar dalam hati. Maria turun dari bak mandi dalam keadaan tubuh bergetar kedinginan sampai jari-jarinya mengkeriput. Setelah membilas tubuhnya sekilas, Maria keluar dari kamar mandi dengan baju basah. Sesekali dia mengusap air mata yang tak kunjung berhenti. Kenapa mencintaimu begitu sakit,Mas? ***
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 369 kali sebagai lirik maria
Baca
+Pustaka
Mari kembali ke Masa Lalu

Mari kembali ke Masa Lalu

lirih Arindha pada Alex dengan wajah melas. Suara itu membuat syaraf di otak Alex mentransfer sinyal agar berhenti, kaki Alex menuruti sinyal itu sampai badannya hampir terjungkal ke depan. “Sial, kenapa harus sekarang!” cetus Alex sambil melihat Arindha yang berdiri tak berdaya, “Tapi, kenapa harus di tolong?” imbuh Alex sembari menyipitkan mata ke tembok yang sudah tidak jauh lagi.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai lirik maria
Baca
+Pustaka
Mari Berpisah, Mas

Mari Berpisah, Mas

tanya Tania. "Yang sabar ya, Mas. Semoga Allah secepatnya memberi kesembuhan buat Tristan. Titip salam buat Mbak Linda," ucap Tania. Setelah itu panggilan ditutup. Lalu Tania menoleh ke arah dimana suaminya berada, Hanif masih di dalam. Ntah kenapa ada yang nyeri mana kala melihat Hanif begitu perhatian pada wanita itu, apa mungkin karena wanita itu mirip dengan Almarhum Murni.
24.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 535 kali sebagai lirik maria
Baca
+Pustaka
Half Wolf

Half Wolf

Maria menundukan kepalanya ia merasa stres karena suara-suara dipikirannya. "Maria," panggil suara dari pikirannya. "Pergi ... pergi." "Kamu jangan takut Maria." Maria menundukan kepalanya sembari meneteskan air matanya. "Aku takut ... aku mohon jangan ganggu aku," pinta Maria menangis tersedu-sedu. "Aku akan menjagamu karena itu kamu jangan takut."
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai lirik maria
Baca
+Pustaka
Istri Kutukan Sang Presdir

Istri Kutukan Sang Presdir

Tidak tampak tanda menua di wajah, tubuh ataupun rambutnya. Aku memanggilmu memanggilmu dari kegelapan Yen Siro teko Wenehono tondo Penyihir wanita bernama Marisa itu meniupkan mantra pada bejana air. Tampak wajah Lydia yang sedang terlelap tidur. Marisa tersenyum, "Tidurlah dalam pelukan malam sayang, temukan dirimu dalam kenangan putriku," Marisa kembali merapal mantra lain yang ditiupkan lagi ke permukaan air.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai lirik maria
Baca
+Pustaka
BEKERJA SEBAGAI ISTRI SIMPANAN

BEKERJA SEBAGAI ISTRI SIMPANAN

Namun, pada mata indah itu seperti menyimpan luka. "Kamu ingat Marlon?" tebakku. Maria memasang wajah terkejut, lalu menepisnya dengan senyuman. "Iya, Nona. Aku selalu rindu pada Marlon ketika melihat Tuan Edbert. Entah kapan misi ini selesai." Setelah itu Maria mengembus napas berat. "Aku harap segera."
1016.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 415 kali sebagai lirik maria
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status