Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasratku Menjadi Candunya

Hasratku Menjadi Candunya

Nan Shiyu terpaksa bersandar di dadanya, jari-jarinya menggenggam erat hingga buku jarinya memutih. Cahaya lampu menyorot lembut di atas kepala, sementara hiasan rambut berumbai di sisi kepalanya terus berayun pelan—seperti perahu kecil di tengah samudra, terombang-ambing tanpa kendali. Tak tahu sudah berapa lama, telapak tangan Nan Shiyu telah dipenuhi keringat. Suaranya bergetar, terselip isak kecil. Ia menggigil dalam pelukannya, tampak rapuh dan tak berdaya.
10790 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai lirik ranting kering
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

Bahtera di dada harapan Saat hiruk pikuk merengkuhku di belantara Kita hanya sebatas rasa yang tak pernah di anggap ada Mungkinkah gugup tak berdaya menjadikan gigil terbalut kasihmu nan manja Di ranting-ranting cemara kering, se ekor burung camar bertengger tuk nikmati pawana Ia tahu ranting itu rapuh merana Bergeser tubuh untuk menarikan cinta Pada kenikmatan senja Dawainya mata Camar kepakan ekor dan sayap Selalu menarik pasangan lelap Menata akan suatu harap Namun ia bentuk elegi buana sebagai sajian tarian kirap Sampai tariannya sering ancap Kerap ia menerjang hilap Sebagai karunia kasihnya membulat genap Berangan gerak riang penuh harap
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai lirik ranting kering
Baca
+Pustaka
MALAM GILA DI RANJANG MERTUA

MALAM GILA DI RANJANG MERTUA

Kulitnya yang blasteran tampak berkilau karena keringat yang membanjiri kami. ​Aku masih enggan beranjak, wajahku masih betah terkubur di dadanya yang harum. Tanganku meremas kecil gundukan itu, menyesap puncaknya lagi dengan lembut, dan sesekali jariku bermain nakal menyentuh miliknya yang masih berdenyut sensitif. ​"Sudah, Ram... Ibu lelah," ucapnya akhirnya dengan suara yang sangat parau, nyaris habis karena menahan desahan tadi.
9.9200.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai lirik ranting kering
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Ayuwine
Hai semuanya 🤍 Makasih buat kalian yang setia baca kisah Rama ... Buat yang sudah support dan buka koin, aku bener-bener berterima kasih 🫶 Yuk terus lanjut baca dan buka koinnya ya… ceritanya bakal makin seru! Love 🤍
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Matanya nanar memandang seputar sambil mulutnya komat-kamit. “Ayo, baca puisi mbelingmu lagi!” teriak seseorang tidak sabar. Jegag-jegug baungan kidul ratan Jer sekar setaman nyi randa kalpika Jugrug ketaman wiriding alif Jaganana tha, nyai Jangkepe manungsa nora bandha donya Jeneh sira amemundhi memedi Jayanen kautaman Jatining janma amung wenang amarsudi
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai lirik ranting kering
Baca
+Pustaka
JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

Hobi benar dia bergelantungan kayak beruk di sana. "GR banget. Siapa juga yang kangen? Aku hanya tidak ingin kamu tinggalkan di sini." Aku membuang muka karena Rara mengubah kembali wajahnya menjadi begitu buruk rupa. "Aku barusan pergi boker. Mulas banget ini perut. Mungkin kebanyakan makan jambu air di pohon sebelah." Sembari meraut rambut panjangnya, Kuntilanak itu tertawa terkikik-kikik.
9.93.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai lirik ranting kering
Baca
+Pustaka
GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

Lah jaleh nyato tumbuah Si bungo jambangan Harum mandayo sikumbang tabang Kok rancak bana buruang didalam sangkak Satiok lalu urang marayu Galaklah adiak jo urang lain Tapi hati adiak usah lapehkan Kok rancak bana rauik ruponyo Kok kayo bana dek harato Indak denai tadayo Cinto denai apo adonyo Lapuak bana titian kayu Ungkia bana biaso janji Namun pinto denai Janji kito usah lupokan "hihihi, Artinya apaan ?" tanya Ren kebingungan begitu lagunya telah selesai kumainkan. "Lah terus ngapain tadi gak protes, malah enak banget menghayatinya begitu ?" ucapku menertawakan kebingungan Ren.
8.9355.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.0K kali sebagai lirik ranting kering
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
Bangfanstory
Saya sudah baca GGAP sampe The Last GGAP dan sekarang lgi proses The Next Sanjaya. Tapi kok saya harus buka kunci Per Bab nya ulang ya. pdahal saya sudah baca semua nya, Parah nih Authornya pdahal dlu saya penggemar Novelnya Sutan Sati sampe semua novel nya sudah saya baca sampe slesai sumpah kecewa
TiSu
suka sama ceritanya. Cerita remaja tapi diselipin peliknya masalah yang sangat serius. gak main2 masalah negara .... Btw kenapa bnyk yg protes koin yak. Yang kuketahui KOIN itu bukan penulis yg menentukan, melainkan tulisannya. Dalam arti KOIN dihitung sesuai jumlah kata, betul kan, Thor....
Baca Semua Ulasan
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Sinar bulan menerangi wajahnya, membuatnya terlihat seperti ilusi. Debur ombak yang menghantam pantai terdengar begitu jelas di malam yang sunyi. Hatiku rasanya seperti tertimpa batu besar, sangat menyakitkan. Setelah waktu yang sangat lama berlalu, Ibu membuang ponselnya ke dalam laut. Lalu dia memberiku uang dua puluh ribu, memegang bahuku dan berkata padaku. "Yolanda, tolong belikan Ibu sebotol air, ya?"
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai lirik ranting kering
Baca
+Pustaka
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Udara lembab membawa aroma tanah yang baru tersiram hujan, dan dari kejauhan, suara lonceng gereja berdenting pelan — ritmis, tapi menyesakkan dada. Rani berdiri di tepi jendela ruang kerjanya. Di meja, naskah barunya masih terbuka, tapi tinta di pena telah mengering. Ia sudah menatap halaman itu selama hampir dua jam tanpa menulis satu pun kata. Judul sementara di halaman depan berbunyi: “Tentang Mereka yang Tak Pernah Benar-Benar Pergi.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai lirik ranting kering
Baca
+Pustaka
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

~~ Biar cinta gelora di dada (biar cinta) Biar cinta madukan kita uwo uwo (biar cinta) Cerita cinta pertama kurasa Jangan pernah akhir cerita cinta kita Biar cinta gelora di dada Biar cinta memadukan kita uwo uwo Cerita cinta yang pertama kurasa Jangan pernah akhir cerita cinta kita (hey) ~~ Rani meneruskan nyanyiannya. Di mulai konsentrasi dengan lagu ini. 'Aman,' bisik hatiku sambil mengedipkan mata ke arah Wisnu.
9.81.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33.9K kali sebagai lirik ranting kering
Tampilkan Ulasan (144)
Baca
+Pustaka
Penghujung Cerita
Rani tidak sadar bahwa dari dulu mas Suma xpernah suka wanita dan wanita pertamanya adalah Rani kalu Suma curang knpa dari dulu tidak buat knpa baru skrng pdhl dia duda udah lama menurutku paling hebat itu Dewi ngk ada wanita lain..
Astika Buana
Terima kasih sudah membaca cerita ini. Ikuti cerita lainnya dengan ketik di kolom pencarian: astika buana. . Terima kasih. Sayangi diri kalian dengan selalu bahagia, apapun keadaannya. . LOVE astika Buana
Baca Semua Ulasan
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Bab 331 Pertarungan bagian 8 “Dasar pengganggu! Cuh!” Rungkong meludah ke arah daratan meluapkan kekesalannya. Kemudian kembali menyerang Lintang, menorehkan banyak luka serius di tubuh Sarpa dan Lintang. Sampai ketika dia sudah merasa bosan, Rungkong mulai membaca mantera, menciptakan gerakan aneh menggunakan dua cakarnya berniat mengakhiri nyawa lawan.
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 731 kali sebagai lirik ranting kering
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status