Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hingga akhir waktu

Hingga akhir waktu

Soici to Fransis Ho… Genangan merah teralir, dari hati penuh lukamu… Senyum tak pernah berhenti, meski tubuh telah ringkih,,, Uluran tangan selalu kau berikan padaku,, Dekap kasih sayangmu membuatku selalu rindu,,, Kautlah… kuatlah,,, jangan pernah kau rapuh… Bangkitlah… bangkitlah… Jangan tinggalkan aku… Hatiku… hatiku, tak bisa hidup tanpa kamu. Kau terlalu berharga untukku dan tak bisa ku kehilanganmu. Kautlah… kuatlah,,, jangan pernah kau rapuh… Bangkitlah… bangkitlah… Jangan tinggalkan aku… Tak mampu, kau telah tak mampu untuk menjagaku seperti dulu.. Tapi perjuanganmu tak pernah berhenti sampai disini,,,
104.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 169 Beses bilang lirik lagu bagai ranting yang kering
Read
+Library
LEAK

LEAK

TUMBAL Kutatap mega kian menghitam Kelam berbalut shyam, hening Tak kudengar lagi suara rintihan Tiada lagi suara lolongan anjing liar Hanya gelap, tak ada siapa pun Yang hitam semakin pekat Yang kelabu semakin gelap gulita Tiada warna maupun rupa, hanya akara semata Semakin hening semakin syahdu Hanya ada aku dan semilir angin Di antara gemericik rinai menimpa daun Kidung malam mengalun perlahan Paksa menyinari sosok hitam Terkubur di antara pepohonan Andam karam di gelap malam Membawa janin manusia suci
9.916.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 353 Beses bilang lirik lagu bagai ranting yang kering
Read
+Library
Pembalasan Istri Yang Teraniaya

Pembalasan Istri Yang Teraniaya

Ia tahu pria itu secara tidak langsung kalah. Jika pria itu turun, bukankah akan segera ditangkao di bawah? Jika dia berada di sini, Intan akan beraksi! Terdengar bahkan terasa ranting seolah berteriak tidak mampu menahan lama tubuh Intan.Oleh sebab itu ia harus berpindah tempat. "Au. Kenapa susah sekali? Ahh, pohon ini sudah tua, bahkan tampak kulitnya mengering dan semakin rapuh, untuk berpegangan saja juga cukup sulit," gerutu Intan.
106.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 215 Beses bilang lirik lagu bagai ranting yang kering
Read
+Library
Kaisar Dewa Gombal

Kaisar Dewa Gombal

Bagas mengangkat tangan kiri. "Kibasan Malas." Tekanan itu buyar. Arya Wirabumi menatap tangan kiri Bagas, lalu menatap wajah Bagas, dengan ekspresi orang yang baru menemukan angka yang tidak cocok dengan kalkulasi tapi belum mau mengakuinya. "Keberuntungan," katanya. "Kotoran kuda kadang menghalangi angin juga." "Saya mantan kotoran kuda," kata Bagas. "Sekarang Ranting Bintang Satu yang mantan kotoran kuda. Gelarnya panjang tapi akurat."
670 viewsOngoingIdinagdag sa Library 19 Beses bilang lirik lagu bagai ranting yang kering
Read
+Library
Suami Penggantiku Kakak Iparku

Suami Penggantiku Kakak Iparku

Cobalah kaupejamkan mata Gerimis jatuh bagai air mata … Kuharap dirimu bisa menunggu Besar harapanku ingin bertemu Sumpah mati, diriku sangat rindu … Aku coba merayu Tuhanku Berdoa di dalam sujudku Jika kita ditakdirkan bersatu Betapa bahagia hatiku … Memiliki kamu, anugerah Kau perhiasan yang kupunya Kusebut namamu di dalam doa Semoga kita bersama … Di saat ku menatap langit Apa engkau juga menatapnya? Cobalah kaupejamkan mata Gerimis jatuh bagai air mata … Kuharap dirimu bisa menunggu Besar harapanku ingin bertemu Sumpah mati, diriku sangat rindu
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 65 Beses bilang lirik lagu bagai ranting yang kering
Read
+Library
[BUKAN] PELAKOR

[BUKAN] PELAKOR

You got me sippin' on something I can't compare to nothing I've ever known, I'm hoping That after this fever I'll survive I know I'm acting a bit crazy Strung out, a little bit hazy Hand over heart, I'm praying That I'm gonna make it out alive The bed's getting cold and you're not here The future that we hold is so unclear But I'm not alive until you call And I'll bet the odds against it all Save your advice 'cause I won't hear You might be right but I don't care There's a million reasons why I should give you up There's a million reasons why I should give you up. Air mata Irish tak berhenti mengalir, entah sejak kapan ia merasakan hal sial ini lagi, tapi ia benci perasaan ini. Bahkan kali i
1042.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang lirik lagu bagai ranting yang kering
Read
+Library
Bagaikan Daun Di Musim Gugur, Cintaku Berjatuhan

Bagaikan Daun Di Musim Gugur, Cintaku Berjatuhan

"Ck, ck, bocah ini benar-benar keras kepala." Suara wanita lain terdengar penuh ejekan. Sesaat kemudian, rasa sakit yang luar biasa kembali menghantam kaki kiriku. Rasa sakit yang seolah merobek jantung dan paru-paruku itu akhirnya membuatku tak mampu lagi menahan erangan. "Oh? Akhirnya mau bersuara juga?" Wanita yang tadi berbicara tampaknya mulai tertarik.
3.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 88 Beses bilang lirik lagu bagai ranting yang kering
Read
+Library
Rindu Di Ujung Senja

Rindu Di Ujung Senja

"Lah, kamu yang carinya nggak fokus makanya nggak lihat ada kotak di sana, ujar Tante Rara. Kenzo tidak mempedulikan ibunya yang sedang mengejeknya. Dia kembali berlari setelah mendapat kotak obat itu. Dia langsung menghampiri Ayu yang masih menunggunya di bangku taman. "Kenzo, kenapa kamu lama sekali?" tanya Ayu yang mulai bosan menunggu sahabatnya itu. "Iya maaf, tadi aku tidak menemukan kotak obat ini. Padahal aku yangbtidak melihat kotak yang ada di depanku," kata Kenzo sambil mengoleskan obat luka pada lutut Ayu.
103.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 95 Beses bilang lirik lagu bagai ranting yang kering
Read
+Library
Diuber Janda

Diuber Janda

Tak pernah habis dunia Sampai ke ujung batasnya Takkan berhenti hingga Hatimu membeku Kembali, berputar arah Pulang padaku Kembalilah ada aku Yang bisa memelukmu (Ariel-Noah-Wanitaku) Ririn menangis sesegukan di mejanya, saat ia tahu di depan sana, ada Amin yang tengah bernyanyi untuknya. Lirik lagu yang membuat hatinya begitu tersentuh. Ya Allah, bolehkah hati ini aku berikan pada lelaki di depan sana. Ririn bermonolog sambil mengusap air matanya.
10119.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.6K Beses bilang lirik lagu bagai ranting yang kering
Read
+Library
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Memangnya si kolor salah apa coba? "Oke... oke... ku hanya diam. Menahan, menggengam segala kerinduan." Wanti menyanyikan sepenggal lagu Tentang Rindu-nya Virzha, seraya membuat gerakan mengunci mulut. Abdi terkekeh. Wanti ini orangnya memang rame sejak zaman sekolahan dulu. "Setelah ini apa yang harus saya persiapkan, Pak?" Suri mengabaikan celotehan Wanti. Selain waktu yang mepet karena harus mengumpulkan kreasi-kreasi rajutan, ia juga mempunyai janji dengan supplier kulit.
1082.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.4K Beses bilang lirik lagu bagai ranting yang kering
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status