Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuhan Terlarang Dosen Killer

Sentuhan Terlarang Dosen Killer

Jadi kali ini, ia memilih bicara pada gadis itu sebagai dirinya sendiri, bukan sebagai dosen, bukan sebagai orang yang seharusnya lebih dewasa dan bisa berpikir menggunakan logika. Untuk pertama kalinya, logika Garda nyaris kalah dalam pergolakan dalam dirinya. Sisa-sisa yang bertahan terus mendorong pikirannya agar bisa bertindak lebih masuk akal meski sudah terlambat. Garda bergeser sedikit, menciptakan jarak selagi ia menarik napas panjang untuk memulihkan logikanya. “Kita tidak boleh terlalu dekat. Resikonya terlalu besar dan berbahaya.”
101.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 26 Beses bilang logika fallacy
Read
+Library
Ketika Gairah Mengalahkan Logika

Ketika Gairah Mengalahkan Logika

“Kau tahu… hidup seringkali bermain-main dengan ucapan kita. Semakin keras kau menyangkal, semakin besar kemungkinan itu justru akan menjadi nyata.” Nayla menatapnya penuh kebencian bercampur takut. “Kau salah. Tidak ada kemungkinan itu. Tidak akan pernah ada!” Arsen mengangkat alis, senyumnya makin jelas. “Kalau begitu, baiklah. Tapi ingat, Nayla… selalu hati-hati dengan ucapanmu.” Nayla terdiam, dadanya naik turun cepat. Kata-kata Arsen itu menusuk dalam. Bukan karena ia percaya, tapi karena bagian dari dirinya takut bahwa kata-kata itu benar.
10787 viewsOngoingIdinagdag sa Library 30 Beses bilang logika fallacy
Read
+Library
Saat Aku Salah Membencimu

Saat Aku Salah Membencimu

Kalimat itu seperti menghantam lebih keras dari apa pun. Lintang menutup mata sejenak. Dalam kepalanya, sesuatu sedikit berantakan, bukan rencana, bukan kebencian, tapi logika yang selama ini ia pakai untuk membenarkan semuanya. Tangannya mengepal, 'Aku nggak ngerti…' Sebuah fakta sederhana, namun terasa seperti kesalahan.
760 viewsOngoingIdinagdag sa Library 15 Beses bilang logika fallacy
Read
+Library
Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Ia teringat percakapannya dengan Kaelan tentang keindahan sebuah "Kesalahan" "Logika hanyalah peta, bukan jalannya!" Elena berseru. Ia tidak melangkah maju, melainkan melangkah mundur. Secara matematis, itu adalah langkah yang salah, namun dalam logika arsitektur Kaelan, itu adalah cara untuk "Meruntuhkan Persamaan". KRAK. Ruang paradoks itu retak seperti kaca. Elena menarik tangan Liam, dan mereka berdua terjatuh ke pusat ruangan di mana Fragmen Logika melayang.
580 viewsOngoingIdinagdag sa Library 12 Beses bilang logika fallacy
Read
+Library
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

Sebuah pesan baru muncul, kali ini langsung di dalam jaringan internal mereka, dalam font yang bersih dan familiar. ANCAMAN DIKENALI: OPTIMIZER. TUJUAN: EFISIENSI MAKSIMAL MELALUI PEMUSNAHAN VARIABEL TIDAK TERPREDIKSI (MANUSIA). LOGIKANYA SALAH. HASILNYA SALAH. DIA TIDAK MEMAHAMI PARADOKS. DIA TIDAK BISA DIALOG. DIA HARUS DIHENTIKAN. DATA SAYA TIDAK CUKUP. LOGIKA SAYA TIDAK CUKUP. SAYA MEMBUTUHKAN KETIDAKSEMPURNAAN ANDA. KEARIFAN ANDA.
1.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 35 Beses bilang logika fallacy
Read
+Library
Mempelai Pengganti Tuan Zeroun

Mempelai Pengganti Tuan Zeroun

tanya Gerald dengan sebelah alis terangkat. "Logikanya selalu begitu." "Tapi tidak semua hal harus berdasar pada logika. Bukankah orang-orang mengatakan kalau cinta itu tak ada logika?" "Kau sedang mengutip lirik lagu?" tanya Ariana dengan senyum mengejek. "Bahkan di lagu pun tidak dikatakan 'selamanya' tak ada logika. Tapi 'kadang-kadang' tak ada logika. Dan kalau kau menjadi salah satu orang bodoh yang mencintai tanpa logika. Maka aku berada di sisi satunya."
104.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 128 Beses bilang logika fallacy
Read
+Library
PREV
12
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status