LOVE BROTHER
"Aku meminta maaf atas apa yang sudah aku lakukan untukmu di waktu lalu, aku tidak pernah membencimu atau tidak menyukaimu waktu itu, kau tahu alasannya bukan."
Arumi yang baru pertama kali mendengar pengakuan seperti ini mengangguk pelan, dia tidak ingin berkata-kata untuk mengancurkan suasana. Hal itu membuat Randika tersenyum senang. Pria yang memiliki tubuh tinggi semampai degan dada berkotak halus itu memeluk Arumi selama beberapa saat.
"Aku mencintaimu, sangat dan sangat mencintaimu jauh sebelum Kedua orang tuaku meminta ku untuk berjodoh denganmu. Sudah ku jelaskan sebelumnya bukan. Apa kau masih tidak percaya padaku?"
Hot Chapters