Aku Bukan Orang Ketiga
Reza mengambil sepedanya dan mulai mengayuh pelan kearah gerobak, menampakkan punggung yang makin menjauh.
Netraku menatap nanar pada punggung itu, begitu dalam perasaan ini, semakin hari semakin menggunung, sungguh aku tidak sanggup lagi menyimpannya, aku mencintaimu, aku mencintaimu. Aku mengambil ponselku dan mengetikkannya.
Abang, I love you
Send to Reza
Centang dua namun belum berubah warna, tatapanku kosong dan
Ya Tuhan, apa yang ku lakukan, tidak, tidak bagaimana ini.