PANGGUNG HEBOH
“Yes?“
Maura melepas diri dari pelukan. Air mata keluar makin deras. “Lu tau J, gue tuh seneng liat lu.“
“Thanks,“ BJ menjawab singkat. Ia masih tak menduga apa yang Maura hendak katakan.
“Dan karena itu.... gue mau nyatain isi hati gue.“
Kening BJ berkerut.
‘Nyatain apa? Isi hati?‘
Ada suasana hening selama puluhan detik sampai kemudian, dalam isaknya, Maura mengucap kata-kata klasik yang paling dikenal manusia sejagad raya ini:
“I love you.“
“What? Maura, kamu.... gak apa-apa kan?“
“Iya J, gue naksir lu.“
“Tapi...“
“Mau gak jadi pacar gue?“
“Tapi, tapi...“
Bab Populer