Ku Temukan Rumahku
Namun, ketika mengetahui kehidupan Lani, pandangannya tentang kebahagiaan berubah drastis.
Ia sadar, uang bukan sumber kebahagiaan sejati. Tentu uang memang penting untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup manusia, namun setelah kebutuhan dasar terpenuhi, mengandalkan kebahagiaan dengan uang saja tidak cukup. Kalaupun mau membeli sesuatu yang bukan kebutuhan pokok, atau hanya untuk bersenang-senang, rasa bahagianya hanya sebentar. Ada sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan uang. Kasih sayang orangtua misalnya. Ketika bertemu Lani secara langsung, Ia melihat Lani bagaikan kerangka berjalan. Raut mukanya datar seakan tanpa emosi, tidak pernah sekalipun mempedulikan suasana di sekitarnya ataupun me
Hot Chapters