Lika-liku Cinta Terlarang
“Ten, oukh enak, Ten, akh, akhh, Ten.”
“Mas terus, oukh aku hampir tiba, oukh sebentar la-gi, ahhh!” Sarinten menumpahkan seluruh cairannya. Cairan tersebut meleleh hingga sampai ke tungkai kakinya.
“Oukhh, Ten cairan kamu banyak banget, oukhh.” Devan dengan gencar terus menggenjot, terakhir kali sebelum klimaks dia meminta Sarinten untuk berubah posisi menjadi memunggunginya. Liang intim Sarinten yang kini menunggung sambil memegangi sisi meja tampak merah berdenyut dan basah, Devan menjilatinya sejenak sebelum memasukkan kembali kejantanannya ke dalam area intimnya.
Hot Chapters