Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

“Aku ingin tubuhmu. Aku ingin hidup lagi.” Cermin itu tiba-tiba retak dari tengah, membentuk pola seperti urat darah. Diah menjerit, mundur ke belakang, tapi kakinya tersandung ember dan ia jatuh ke lantai. Dari celah retakan kaca, cairan merah pekat merembes keluar, menetes ke lantai, dan menguap perlahan. Suara tawa perempuan menggema lembut, seperti bisikan dari dasar sumur.
6657 viewsCompletedAdded to Library 17 Times as cermin retak
Read
+Library
Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Di tengah cermin, muncul retakan halus, membelah permukaannya seperti garis rambut yang berkilau ketika terkena cahaya matahari. Adrian menahan napas. Ia yakin cermin itu tidak pernah terjatuh, tidak pernah tersentuh dengan kasar. Retakan itu muncul sendiri. Raina yang baru saja masuk, membawa bayi Mei di gendongan, berhenti sejenak ketika melihat ekspresi Adrian. “Apa… apa yang terjadi?” tanyanya dengan suara lembut, tetapi ada ketegangan yang samar dalam nada bicaranya.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 31 Times as cermin retak
Show Reviews (16)
Read
+Library
Pelangi Jelita
Reader Q tersayang, jumpa lagi dalam karyaku kali ini ya, alih genre dulu ya, semoga kalian berkenan.. Komen.positifmya dan tanggapannya boleh banget di setiap babnya. monggo aja. siapa tau pernah juga mgalamin kejadian honor.. salam manis dari Author kalian.. ...️...️...️...️
Strawberry
Di kakak wangi pandan di rumahku tiap jam 11 keatas, saat aku masih sibuk ama laptopku pasti bau melati lewat....akhirnya setelah tahu ada apa aku pindah ke lantai dua skrang nulisnya eh...awal pindah ke lantai dua masih ikutin wanginya...
Read All Reviews
Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Cermin yang sudah retak tidak akan bisa diperbaiki lagi .... Kama langsung terpaku di tempat. Ini bukan jawaban yang diinginkannya. Dia ingin mendengar jawaban bahwa cermin yang sudah retak tetap bisa diperbaiki. Jawaban ini pun membuat hatinya terasa sangat sakit dan dia nyaris terjatuh. Kama memberikan Syakia sebuah cermin yang berukiran burung phoenix dan manusia bersayap. Jangankan di seluruh ibu kota, cermin dengan motif seperti itu sangat langka di seluruh Dinasti Minggana.
9.3256.6K viewsCompletedAdded to Library 10.3K Times as cermin retak
Show Reviews (46)
Read
+Library
Rini Hamid
beberapa kali baca novel diaplikasi ini, novelnya bagus, alurnya menarik, tp yg bikin bosan dan malas, terlalu panjang bab nya sampai ratusan bahkan ribuan, akhirnya.. malas sendiri dan memilih TDK melanjutkan membaca, sebagus dan semanarik apapun pasti bosan.......... semoga novel ini tdk demikian
Tetty Mulyowati
semoga cerita. ini tdk melulu tentang wanita yg tertindas,dianiaya dibuly,selalu jd korban pelecehan dan penganiyaan....sedih saya wanita yg ingin membaca dan mendengar wanita yg bahagia aman,nyaman,dan disayangi...apa trend nya begini cerita2 sekarang....
Read All Reviews
Batu Akik Penakluk Wanita

Batu Akik Penakluk Wanita

Tiba-tiba sebuah ingatan terlintas. Di dalam sana mungkin masih ada potongan pecahan cermin. Jantungnya berdegup lebih cepat. Bayu berlutut dan membuka kresek itu tanpa ragu. Tangannya menyibak pecahan-pecahan kusam hingga menemukan satu potong kaca yang ukurannya cukup besar retaknya memang menjalar di sisi-sisinya, tapi permukaannya masih bisa memantulkan bayangan. Kaca cermin itu diambilnya dengan hati-hati agar tidak menggores kulitnya, perlahan mengangkatnya.
1044.4K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as cermin retak
Read
+Library
Agnia dan Cermin Pecah

Agnia dan Cermin Pecah

bisikku pada pantulan wajah yang asing di cermin. Wajah itu tirus. Tulang pipinya menonjol tajam di bawah kulit yang terbakar matahari dan debu malam. Matanya cekung, dikelilingi lingkaran hitam yang ungu memar. Jenggot kasar tumbuh liar di rahangnya. Tapi mata itu... mata itu berbinar. Ada api di sana. Api yang membakar naskah lama dan sedang menulis naskah baru yang jauh lebih agung.
732 viewsCompletedAdded to Library 15 Times as cermin retak
Read
+Library
Cermin Ketiga

Cermin Ketiga

Cahaya kilat dari luar sesekali menembus tirai dan membuat bayangan cermin besar di sudut ruangan tampak hidup. Dia menatap ke sekeliling. Tidak ada siapa-siapa. Tidak ada versi gelap dirinya. Tidak ada suara. Tidak ada listrik. Tapi… cermin itu retak sedikit di bagian kiri atas. Padahal sebelumnya mulus. Arsita berdiri pelan, mendekatinya. Retakannya berbentuk seperti mata yang mengintip dari balik tirai. “Gila,” bisiknya, mencoba menenangkan diri. “Mungkin gue halu. Kurang tidur. Overwork. Atau…”
631 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as cermin retak
Read
+Library
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

Dayang-dayang dengan sibuk dan terburu-buru masih berusaha menutupi jejak kelahiran sang putra mahkota. BRAR, ah pintu kamar utama berhasil terbuka. Sebenarnya tujuan mereka hendak mencari batu Kristal Regana. Sebuah batu kristal abadi yang dapat menghidupkan kembali satu nyawa setiap seratus tahun sekali. Waktu yang sangat lama untuk menantikan batu kristal itu bekerja. Kebetulan sekali batu kristal itu dapat menghidupkan satu nyawa lagi lima belas tahun kemudian. Mereka menerobos kamar utama istana karena mereka memiliki dugaan bahwa batu kristal itu disimpan di kamar utama dengan penjagaan langsung dari rajanya.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as cermin retak
Read
+Library
lantai tiga belas

lantai tiga belas

Cermin itu tergantung. Padahal ia sudah membuang semua cermin miliknya. Termasuk cermin kecil yang dulu pecah di ruang jaga. Tapi sekarang, cermin itu kembali. Dengan retakan yang persis sama. Dengan bayangan yang tidak sinkron. Dimas mundur. Napasnya sesak. Dan tiba-tiba... cermin itu bergetar. Bukan hanya bayangannya yang bergerak, tapi permukaan kaca itu seperti riak air. Dari tengah cermin, tangan keluar perlahan, kurus, pucat, dengan kuku hitam panjang meneteskan cairan.
1.2K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as cermin retak
Read
+Library
Belenggu Rumah Darah

Belenggu Rumah Darah

Sebuah retakan kecil terlihat di sudut, meskipun dia tidak ingat pernah melihatnya sebelumnya. Dengan perasaan waspada, Mira mendekati cermin itu. Dia memperhatikan retakan tersebut, yang tampaknya baru dan menjalar perlahan. Ketika dia mencoba menyentuh retakan itu dengan ujung jarinya, tiba-tiba terdengar suara gemeretak dari cermin, seperti sesuatu yang pecah di dalamnya. Mira mundur, napasnya tercekat. Cermin itu tiba-tiba retak lebih dalam, garis-garis pecahan menjalar cepat seperti sarang laba-laba. "Arga!" panggil Mira, suaranya melengking, membuat Arga bangkit dari tempat duduknya dan segera mendekatinya.
2.1K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as cermin retak
Read
+Library
RETAK

RETAK

Dia masih ingin menikmati masa sendirinya. Merenungi banyak hal, terutama kegagalan dalam menjalin hubungan percintaan. Selalu saja gagal saat keduanya akan menuju proses ke pelaminan. Sudut bibir Vitaloka tertarik ke atas membentuk bulan sabit. Sorot matanya tampak mendung. Hatinya kembali terasa sakit mengingat pengkhianatan yang dilakukan oleh Sebastian. Vitaloka memejamkan mata, berharap ingatan tentang masa lalu itu seketika lenyap. Dia tidak ingin mengingatnya, tetapi semakin berusaha dihalau. Malah semakin melekat.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as cermin retak
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status