Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Crown

Crown

Gavin mengecup kening Laura singkat dan keluar dari kamarnya dan menuju ke ruang kerjanya. Alih-alih melanjutkan pekerjaannya yang sempat terbengkalai, Gavin malah mencari rekomendasi beberapa psikolog ataupun psikiater yang terbaik di Bandung. Gavin tidak memiliki cukup pengetahuan tentang perbedaan kedua profesi itu. Yang dirinya ketahui hanya sebatas psikiater berhubungan dengan kedokteran.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai luka batin menurut psikologi
Baca
+Pustaka
Dihamili CEO Koma

Dihamili CEO Koma

jawab psikolog tersebut. Meskipun psikolog itu juga sangat ketakutan saat mendengar pertanyaan dari Zayden, dia tetap tidak bisa pergi begitu saja dan terpaksa memberanikan diri untuk lanjut menjelaskan. Dia pun berkata, "Saat ini, pasien berada dalam kondisi yang melindungi diri sendiri, dia nggak mau berkomunikasi dengan dunia luar. Mungkin dalam alam bawah sadarnya, dia merasa hal itu akan melukainya. Jika memang seperti itu, ahli psikolog sebaik apa pun juga nggak akan berdaya. Bagaimanapun, dia menolak untuk diobati dari dalam hatinya."
9.340.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai luka batin menurut psikologi
Baca
+Pustaka
MENOLAK NAFKAH BATIN

MENOLAK NAFKAH BATIN

tanya Bu Arum dengan bingung wanita itu sesekali menghapus air matanya. "Amnesia karena gangguan psikologis yang disebut amnesia disosiatif. Yang disebabkan stress, tekanan mental, kebingungan, korban kejahatan dan trauma. Amnesia ini biasanya berlangsung singkat namun ada juga kasus lama tergantung kondisi pasien." Dokter itu menjelaskan detail. "Jadi apa yang harus kami lakukan, Dok?" tanya Bu Arum cemas memikirkan kondisi Mas Prabu.
1062.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai luka batin menurut psikologi
Baca
+Pustaka
Tawanan Pewaris Psikopat

Tawanan Pewaris Psikopat

“Kamu tau kalau Xadira punya mimpi besar, bukan?” Meta mengangguk sebagai jawaban. Xadira ingin menjadi psikolog, agar bisa menyembuhkan Edward. Namun, Meta barus menyadari sesuatu. Edward tidak butuh pendekatan seperti yang psikolog berikan. Pria yang mewarisi gen psikopat dari orang tuanya itu, seharusnya mendapatkan perawatan intensif dari seorang psikiater. Edward memiliki jiwa yang sakit, bukan jiwa yang terluka. Tidak ada hal buruk yang membuat pria itu menjadi psikopat. Semua murni karena gen psikopat yang diwariskan.
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 503 kali sebagai luka batin menurut psikologi
Baca
+Pustaka
Aduh Tak Tahan, Prof!

Aduh Tak Tahan, Prof!

"Kecocokan lingkungan luar biasa." Hanna menahan diri untuk tidak bertanya. Setiap kata yang dia ucapkan akan dicatat, dianalisis. Dia hanya menatap langit-langit, mencoba memisahkan pikirannya dari tubuhnya yang menjadi objek studi. Sesi psikologis lebih menyiksa. Seorang terapis dengan suara datar menanyakan tentang mimpinya, ketakutannya, perasaannya tentang Liam, dan apakah dia merasa "terhubung" dengan Valthera.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai luka batin menurut psikologi
Baca
+Pustaka
Not Allone

Not Allone

Lanjutnya. "Di lihat dari kepribadian Laura juga, ia orang yang cukup sulit berkomunikasi dengan orang asing. Gue harap dia bisa beradaptasi dengan baik di Turki." "Perkataan Lo benar, Raf." Akbar memandang lurus kedepan, menatap kesibukan kampus di siang hari. "Semakin dalam kita masuk ke dunia psikologi, semakin kita mengerti cara bertindak seseorang. Hal itu juga yang menjadi alasan untuk tidak mudah marah atas tindakan seseorang pada diri kita."
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai luka batin menurut psikologi
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Dosen Lumpuh

Terjebak Gairah Dosen Lumpuh

"Semua orang pasti punya rasa empati bukan?" "Tidak usah menguliahi aku dengan gaya Sigmund Freud karena kamu masih menyelesaikan mata kulaih psikopatologi kan?" sindir Blake. "Sebenarnya kamu mau ambil bedah atau psikiatri? Brigitta terdiam. "Bedah, Prof. Tapi bidang psikiatri sangat membantu kita bukan?" jawabnya kemudian. "Kamu harus fokus salah satu! Jika kamu ambil psikiatri, harusnya kamu dengan professor Hilton, bukan dengan saya!"
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai luka batin menurut psikologi
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

"Aku mengikutinya membabi buta. Raka menyadari bahwa kepatuhanku dulu tidak ada nilainya. Itu bukan loyalitas. Itu hanya wujud dari rasa takut dan keputusasaan." Aku tertegun di atas ranjang. Mataku menatap lurus ke arah pintu kamar mandi yang tertutup. Logika yang diucapkan Raka sangat dewasa. Terlalu dewasa untuk pria yang hidupnya pernah digerakkan sepenuhnya oleh insting merusak. Pria yang selama puluhan tahun hidup dengan bahan bakar kemarahan buta itu kini mampu membedah psikologi adiknya. Raka lebih menghargai perlawanan yang jujur daripada kepatuhan yang palsu.
9.470.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai luka batin menurut psikologi
Baca
+Pustaka
Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO

Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO

Dia curiga pria yang ada di hadapannya adalah sosok kepribadiannya yang kedua, yaitu sosok lain dari dirinya dalam pikirannya. Apa yang disebut Nafsu Batin, mungkin merupakan seberkas pikiran jahat yang ada di dalam hati seseorang. Xavier yang berdiri di seberang, berkata dengan acuh tak acuh, "Berhentilah memikirkan hal yang tidak masuk akal. Aku bukan kepribadian keduamu, aku juga bukan seberkas pikiran jahatmu. Aku adalah kamu dan kamu adalah aku."
8.9175.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai luka batin menurut psikologi
Baca
+Pustaka
Kisah Gadis Yang Tersakiti

Kisah Gadis Yang Tersakiti

“Luka batinku sudah pulih sepenuhnya, Rosemary. Terapi rutin dengan Dokter Mirna dan melakukan pelayanan di panti ini membuat gangguan psikosomatis yang kuderita sembuh. Ternyata kuncinya adalah berdamai dengan diri sendiri, menerima kenyataan dengan lapang dada, dan menyadari bahwa segala sesuatu di dunia ini tak ada yang sempurna maupun abadi….” Rosemary berusaha mencerna baik-baik kata-kata bijak yang dilontarkan Christopher barusan. Berdamai dengan diri sendiri. Menerima kenyataan dengan lapang dada. Menyadari bahwa tak ada yang sempurna maupun abadi.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 356 kali sebagai luka batin menurut psikologi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status