Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Diam-Diam Jadi Madu

Diam-Diam Jadi Madu

Marahnya berapi-api. [ Hey. Dasar laki-laki bajingan, laknat, biadab. Apa yang kamu inginkan? Tidak puaskah kau menyiksa Mega, sampai orang tua pun mau kau siksa. Dimana hati nuranimu, dimana rasa kemanusiaanmu. Oh, iya aku lupa kau tak punya empati karna bukan manusia. Kau adalah iblis menyerupai manusia ] Tia mengoceh, tapi ocehannya malah di tertawakan dari sebrang telpon.
1012.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 342 kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Baca
+Pustaka
Ketika Istri Mati Rasa

Ketika Istri Mati Rasa

[Abang yang sabar, ya. Semoga Ibu lekas sehat. Adik sedih tahu, Bang. Mertua sakit tapi tak bisa menjenguk apalagi mengurusnya.] Benar apa kataku, Dik adalah panggilan untuk Desti. Maduku.
9.9397.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.3K kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Baca
+Pustaka
Kupinang Sahabatku Menjadi Maduku

Kupinang Sahabatku Menjadi Maduku

terang Zahra "Kenapa kamu nggak kasih kabar ke Ibu?" "Maaf, Bu. Tadi aku buru-buru. Aku langsung balik ke kantor sekarang, ya?" pamit Zahra. "Amira, kamu udah makan siang belum? Ibu masak banyak makanan tadi. Kamu bawa aja ke kantor kalau kamu belum makan." Zahra menghentikan langkah kakinya. Wanita itu menoleh ke arah sang ibu yang memanggil dirinya dengan sebutan Amira.
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Baca
+Pustaka
Air Mata Maduku

Air Mata Maduku

Entah bagaimana besok, apa dia bisa merawat ibu dengan baik? Hingga malam tiba, Aku kembali memberi semua arahan pada Liana. Maduku itu terlihat kesal. "Banyak banget, sih? Memangnya nggak pake pembantu di sini?" umpatnya. "Loh, kan ada kamu. Apa bedanya?" sahutku seraya mengulum senyum. "Kurang ajar! Dasar istri kampungan!" hardik wanita yang suka bercelana pendek itu. Matanya seakan hendak lepas dari tempatnya karena melotot padaku.
9.6290.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Baca
+Pustaka
JAMU MADU (Janda Muda Mata Duitan)

JAMU MADU (Janda Muda Mata Duitan)

Kalau beneran, bisa kali gue nyumpahin diri sendiri dapat jodoh perjaka tajir, kekehku dengan pemikiran absurd yang kali aja beneran manjur. Secara julukan jamu madu yang artinya janda muda mata duitan udah tersemat di diri gue. Ya nggak apa-apa kali gue minta yang perjaka tajir. Otakku mulai lagi berandai-andai tinggi. “Ngelamunin apa kamu?” Pertanyaan Pak Jun membuatku sontak tersadar dari lamunan. “Nggak, Pak. Lagi mikir aja.”
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Baca
+Pustaka
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

"Sebentar lagi kita akan menjadi orang tua, Mas. Anak kita nantinya akan memanggil kita mama dan papa." "Tapi kenapa harus ditambah Mhiu dan Phiu?" "Itu panggilan sayang kita, Mas. Seperti Mas memanggil Mba Embun dengan sebutan sayang, aku ingin dipanggil dengan sebutan Mhiu." Lintang terdiam, tidak bisa berkata-kata lagi, wanita itu selalu saja punya alasan untuk membantahnya. "Aku tahu kau tidak menya …." "Baiklah," sela Lintang tidak ingin memperpanjang lagi.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Baca
+Pustaka
Istriku Seorang Juragan

Istriku Seorang Juragan

tanyaku heran. Mas Abi mengedikan kedua bahunya, "namanya juga orang hamil Mad, nanti juga kamu bakalan ngerasain kalau istrimu hamil. Apa-apa jadi sensitif, hormon gak karuan. Ah pokoknya mantap deh" Aku manggut-manggut, "tapi mudah-mudahan aku gak ngerasain deh. Lagi pula ahmad gak mau punya anak,"
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Baca
+Pustaka
KUJADIKAN KAU BABU JIKA INGIN JADI MADUKU

KUJADIKAN KAU BABU JIKA INGIN JADI MADUKU

Wajahnya yang cemong, rambutnya yang berantakan, serta keringat yang muncul di pelipis pun sudah cukup tepat jika Sheira menyangka jika Vidya itu adalah orang gila. "Kenapa Sheira yang cantik berbicara seperti itu? Kenalkan, nama Tante Vidya, kamu boleh panggil Tante Vidya dengan sebutan Mama, karena mulai hari ini, Tante juga mamanya Sheira," ujar Vidya dengan penuh percaya diri. Wanita itu menyodorkan tangannya, berharap agar Sheira mau mencium punggung tangannya. "Kok Sheira diam aja? Salim sama Mama, dong, kan kamu anak baik," ucap Vidya dengan nada bicara yang terdengar sedikit memaksa.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Baca
+Pustaka
Kasih Abadi

Kasih Abadi

tanya Senja. “Please deh Senja jangan potong cerita Kasih!” Senja yang mendapatkan peringatan Sedia hanya bisa terdiam dan mempersilahkan Kasih untuk kembali melanjutkan ceritanya. “Gue ngikutin mereka sampai ke halaman belakang sekolah, dan gue dengar Bang Megan bilang kalau Abadi mengidap DID.” “DID? Kepribadian ganda? Penyakit yang kita bahas pas dirumah gue?” tanya Sedia.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Baca
+Pustaka
My Husband CEO Is Mafia

My Husband CEO Is Mafia

tanya Madam Rose "Madam.…" panggil Tabitha memeluk tubuh wanita yang tak lagi muda itu. "Kenapa Arthur jahat banget sih sama Tata," "Sudah ku bilang ada hal yang nanti akan membuat mu terkejut mengenai Arthur dan aku juga sudah meminta mu untuk menyiapkan mental mu kan?" "Tapi__" "Sudahlah jangan dipikirkan, setelah melihat anak-anak Arthur kau akan sangat gemas melihatnya."
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status