Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MADU DARI MERTUA

MADU DARI MERTUA

Sahabat baiknya yang disiapkan untuk menjadi madunya. [Hallo] [Assalamualaikum, Fani.] [Wa'alaikumsalam.] Sabrina terus menangis. Mobilnya pun semakin tak terkendali. [Sabrina. Sabrina, kamu kenapa?] [Apa malam ini aku bisa menginap di rumah kamu?] Tangis Sabrina pun semakin pecah. Fani pun mulai khawatir dengan keadaan sahabatnya yang mulai terdengar tidak bisa mengontrol dirinya.
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 798 kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Baca
+Pustaka
MADU SATU MERTUA

MADU SATU MERTUA

Bapak kaget karena aku bertemu lagi dengan Mbak Rasti] Huda kembali membalas pesan Rasti. [Iya, aku tunggu]
10201.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.0K kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
Shifa chibii
ceritany bagus,,kasihan Rasti,ditipu mertua dan suami yg g bisa tegas dan ngindungin anak istriny,,mending pergi aja ras,,soal harta mendiang ortu ntar dicari lagi jalanny buat ngrebut lagi,,dari pada bertahan tpi makan hati..
Lee Siuce
Izin promo ya Thor Mampir yuk gaaes di cerita ku "Cinta Segitiga Sang Pewaris" Ceritanya masih ongoing di jamin seru karena banyak ceritanya di bungkus dengan teka-teki yang susah ditebak ... Mampir yuk
Baca Semua Ulasan
SUGAR BABY TUAN MAFIA

SUGAR BABY TUAN MAFIA

Bibi Mada tertawa sejenak sebelum kembali berbicara, “Waktunya makan siang untuk para pelayan, ayo cepatlah.” Shafiqa pun mengerucutkan bibirnya, "Iya, padahal namaku Shafiqa. Tapi dia selalu memanggilku Sapi.” Bibi Mada kembali tersenyum. "Tidak apa, mungkin itu membuatnya mudah dalam menyebutkan namamu. Oh ya, sepertinya kau belum mengerti aturan bekerja di rumah ini.”
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Baca
+Pustaka
Tiba-Tiba Dimadu

Tiba-Tiba Dimadu

"Betulkah, Bu?" "Iya, Hehehehe, jangan panggil Ibu, panggil Mama saja." Ia mengucapkan dengan penuh kelembutan. "Iya, Bu, eh, Ma-mama," ujarku salah tingkah. "Kamu gak usah gugup, Mama baik kok, mama akan selalu mendukung apa yang membahagiakan Rafiq," ujarnya. Aku menghela napas lega sambil membalas senyumannya.
1059.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Kiky
endingnya sangat mengecewakan..! padahal secara jelas udah kentara banget kamu itu cuma cadangan Jannah..! seandainya aib nya angel gak ketahuan, gak akan mungkin Rafiq mau nyariin kamu.. ini malah balikan lg ma Rafiq.. astaga harga diri wanita di novel² skrng pada gak ada ya...??
anne annisa
versi disini berakhir indah buat jannah. makasih thor udah kasih ending yg lbh baik buat rafiq dan jannah. dulu waktu baca di inn****sama kabeem, sumpah aku pengen protes. gitu amat nasib jannah maupun rafiq. sukses selalu buat author. tetap semangat untuk berkarya.
Baca Semua Ulasan
Anak Untuk Maduku

Anak Untuk Maduku

tanya wanita itu sambil menatap Namiya dan mbak Nuri sembari bertolak pinggang. "Madam, aku punya barang baru untuk madam, masih ting ting, dari wajah dan usia nya bisa jadi best seller madam, dia bisa jadi puncak lelang dengan harga tertinggi" Ucap mbak Nuri pada wanita yang dia panggil madam tersebut. Madam berjalan mendekati mereka dan lalu dengan cepat mencekal dagu Namiya untuk melihat wajah gadis yang sudah penuh air mata tersebut.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Baca
+Pustaka
SUGAR DADDY TERAKHIRKU

SUGAR DADDY TERAKHIRKU

Tubuhnya yang lebih mungil dari Mae jelas akan amat kalah kalau Hubert melakukan sesuatu. “Mae, kau memelihara hewan apa?” tanya Daisy, yang tentu langsung disambut oleh tawa Mae. Daisy bahkan tidak menganggap Hubert sebagai manusia dalam sekali pandang. Mae butuh beberapa saat untuk memanggil Hubert babi. “Oke, kau tidak manis.” Hubert mengeluh dalam kecewa. “Ini Hubert. Kau boleh memanggilnya Babi Mesum. Dia pengacara yang akan membantu kita dalam kasus ini.” Mae menjelaskan untuk Daisy.
1033.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Sierra
so far belom ada yg bisa gantiin ka ai sbg author terfavorit karna ceritanya itu ga bosenin, tiap novel temanya selalu beda dan alurnya selalu bikin candu buat baca terus. plus yg paling aku suka yaitu tidak ada pembunuhan karakter perempuan seperti kebanyakan novel lain yg pasrah2 aja ditindas wkwk
Silent Heart
Lanjut ke 'Sugar Daddy Terakhirku', sub judulnya aja tertata rapi dan indah. Dan jalan ceritanya bener-bener beda dari novel sebelumnya yang ku baca. Jadi gak bosen sama sekali. Per bab nya selalu bikin penasaran dan banyak kejutan. Gak sabar tunggu karya Kak Ai selanjutnya. Semangat terus ya Kk Ai
Baca Semua Ulasan
Menjadi Madu Sahabatku

Menjadi Madu Sahabatku

Dan suara itu sangat familiar ditelinga Nathan. "Lho, itu 'kan suara Daddy. Kamu lagi sama Daddy, Yang?" tanyanya yang tampak bingung. Daddy yang dimaksud ini adalah ayah kandung Nathan. Dia memang memanggilnya dengan sebutan Daddy. "Ooohhh iya, itu Daddy. Aku sekarang ada di rumah Daddy, Mas." "Tadi kamu bilang di rumah, sekarang di rumah Daddy. Gimana sih kamu, Yang?" Nathan semakin bingung, dia juga jadi curiga dengan apa yang terjadi sebenarnya.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Baca
+Pustaka
Mas Duda (Indonesia)

Mas Duda (Indonesia)

ucap Pak Burhan membuat Wika terbelalak kaget plus bingung. Wika nyengir, "terus saya harus memanggil kalian berdua apa?" Pak Burhan dan Bu Mala saling menoleh sembari mengulas senyum. "Panggil kami dengan sebutan ibu dan ayah juga sama seperti Sofi dan Pras saat memanggil kami." sahut keduanya kompak. Glek! Apa katanya? Apa aku tidak salah dengar? batin Wika tak percaya.
9.7145.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Baca
+Pustaka
Cinta untuk Tabitha

Cinta untuk Tabitha

Tabitha mengeluh kesal. Siapa yang bodoh? Maksud lo apa? Lo mau bilang gue bodoh, Na? Tabitha membalas pesan itu. [Yaa ... nggak juga! Walaupun kayaknya lo memang pantas sih kalo mau gue bilang bodoh, Bith! Adriano itu kan cinta banget sama lo, tapi kenapa malah lo putusin, Bitha? Lo bodoh kan namanya? Sejujurnya gue tuh sebeeeel ... banget waktu dengar lo cerita kalo lo udah putus sama dia! [Emoticon marah] Padahal kan, belum tentu lo bisa dapat pacar yang sebaik dia lagi, Bitha! Lo kan tahu, seberapa susahnya kalo mau cari cowok yang speknya sama kayak si Adriano?]
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

Mendengar nama Matari, dia langsung berjalan keluar, disusul oleh Abdi, berjalan di belakang mengikutinya. “CIYEEEEE…. SUIT SUIT… Pagi-pagi disamperin gini. Sabar atuh, sayang, nunggu istirahat dooong…,” ledek Made yang disambut ledekan teman-teman yang lain. “Apaan sih, De? Matari, ngapain?” tanya Davi. “CIYEEEEE…..” “SSST… rese nih lo pada!" Menunggu agak tenang, akhirnya Matari membuka suara.
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 456 kali sebagai mad thabi'i disebut juga mad
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status