MADU YANG KUPILIH
Padahal kami berteman baik, tapi sekarang entah kenapa saat bertemu menjadi sangat canggung, mungkin karena perbedaan status, dulu berteman sekarang menjadi kakak dan adik madu.
"Mbak, makanannya sudah siap! Nisa tunggu dimeja makan." ujar Nisa.
"Baiklah, tapi tunggu! Tadi kamu paggil aku apa?" tanyaku mungkin saja aku salah dengar.
"Oh, itu! Mbak, mulai sekarang aku akan memanggil kamu, mbak! Bukankah mbak istri pertama mas Pras, dan bagiku tidak pantas jika aku hanya memanggil nama saja." ujar Nisa.
Hot Chapters