Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dijodohin Bocil

Dijodohin Bocil

Melati merasa ada orang yang memperhatikannya dan melihat ke arah teras, disana Melati melihat Abisatya sedang menatapnya. "Kenapa Pak? butuh bantuan? dari tadi ngelihatin aja" tanya Melati, Abistya yang kepergok memperhatikan Melati langsung mengalihkan pandangannya dari Melati. "Tidak, saya hanya melihat pohon bukan melihat kamu" elak Abisatya yang berusaha tidak terlihat gugup.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai maha melihat
Baca
+Pustaka
Gadis Pemuas Tuan Mahen

Gadis Pemuas Tuan Mahen

Bas menunjuk dirinya sendiri. “Kenapa tidak anda saja tuan.” lanjut Bas yang langsung mendapat tatapan tajam. Bas nyengir menampilkan barisan gigi putihnya, dia pun bergerak, mendekatkan tubuh pada jendela yang berhordengkan kain, sehingga dengan mudah mereka melihat orang yang sedang ada di dalam. “Bagaimana? Apa kau melihat sesuatu?” Mahen bertanya dengan tidak sabar.
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai maha melihat
Baca
+Pustaka
Papaku Masih Perjaka

Papaku Masih Perjaka

Meski makan sambil berbicara sebaiknya tidak dilakukan, tapi Sabrina penasaran bagaimana Maha melewati harinya di sekolah. “Hari Kamis ada kelas memasak bersama orangtua, Ibu dan Papa datang ‘kan?” tanya Maha. “Tentu kalau Ibu pasti akan datang, Ibu ‘kan pengangguran,” seloroh Sabrina, dia membuka mulut sambil menyodorkan sendok ke depan mulut Maha. “Tapi entah Papa bisa ikut atau tidak." “Hari Kamis ya …. “ Gama menggantung lisan, sampai Sabrina menatapnya kaget karena baru ingat hari Kamis orang dari LPA akan melakukan observasi ke Maha.
1036.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 774 kali sebagai maha melihat
Baca
+Pustaka
Dikejar Cinta Mantan Suami

Dikejar Cinta Mantan Suami

Aku menatap ibu mas Haikal dengan tatapan heran. “Ada apa, Bu?” tanyaku. “Sepertinya tadi sepintas Ibu melihat Melvin ada di sana, Manda.” Ibu mas Haikal berkata sambil menunjuk ke arah sebuah kursi yang kini telah kosong. Apa memang benar penglihatan ibu mas Haikal, atau hanya halusinasi saja? Apa pun itu, membuat hati ini gelisah. Andaikan benar, bisa jadi polisi belum menemukannya.
9.430.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai maha melihat
Baca
+Pustaka
BERONDONG

BERONDONG

Matanya fokus pada pemandangan yang tersaji tidak jauh dari dirinya berdiri. Karena tidak kunjung dijawab, Melan akhirnya mengikuti arah pandang Elang. Melan menyipitkan matanya agar lebih jelas dengan objek yang kini sedang ia lihat. Elang masih terdiam. Mata Melan melebar. Kemudian memfokuskan kembali pandangannya. "Ayah..." gumam Melan. Elang mendengarnya.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai maha melihat
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Abang Ipar

Hasrat Terlarang Abang Ipar

Manik mata itu menunjukkan betapa ia mencintai wanita yang tengah ia tatap. Maudy menoleh, menatap sekitar. Mencari keberadaan Mahen yang pamit membeli minuman dan tidak kunjung kembali entah sudah berapa lama. Sepasang mata indah itu tampak tengah mencari-cari keberadaan suaminya. Ia tidak bisa menangkap sosok Mahen di antara keramaian.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai maha melihat
Baca
+Pustaka
Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

Cherry merangkul lengan Cahya sembari bersulang. Dia tidak sengaja memalingkan kepalanya. Tatapannya pun berpapasan dengan tatapan Melia. Melia merasa syok. Namun, dia tetap mengangguk untuk memberi hormat. Entah apa yang dikatakan Cherry kepada Cahya. Cahya pun mengangguk. Cherry meletakkan gelasnya, lalu berjalan ke sisi Melia. “Bu Melia.”
9.33.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75.0K kali sebagai maha melihat
Tampilkan Ulasan (857)
Baca
+Pustaka
rincut
nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike
Siti Saodah
cerita yang sangat luar biasa ,menarik sekali untuk dibaca kelanjutannya ,penasaran dengan tokoh Claire Adhitama dan anak anaknya ,hasil perjuangan nya selama ini akan kah berhasil mempertahankan perusahaan ibunya ? dan ,penasaran juga dengan cerita cinta nya yg sudah membesarkan ketiga anaknya ???
Baca Semua Ulasan
Pelakor Itu Pembantuku

Pelakor Itu Pembantuku

sergah Mala menatapku lekat. “Makasih, di mana ini?” tanyaku sambil menguap. “Itu gedungnya, kita cari info pendaftaran dulu, ya!” “Ok, bentar, deh, masih pening kepalaku,” kembali kurebahkan kepala di sandaran. “Kalau aku bisa bantu, apa yang bisa kulakukan untuk meringankan bebanmu, Mel?” Aku tersentuh, kalimat Mala membuat gairah hidupku kembali bergejolak. Kupaksa buka mata, kutekan rasa pening dan nyeri di kepala.
10248.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.0K kali sebagai maha melihat
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Pemanis Aksara
ceritanya mantap Thor. oh iya izin promosi Thor. boleh mampir ke ceritaku, Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas status tamat dan cerita Kain Basahan Basah di Kamar Mandi status on going. Terima kasih.
Helminawati Pandia
Salam sejuk buat semua reader tercinta terima kasih karena telah sudi membaca cerita saya, tolong bantu up dengan sumbangan gem nya, ya. Mohon dukungannya baca cerita saya yang berikutnya juga. 1. Ketika Istriku Minta Talak 2. Benalu di Rumahku Ketika Suamiku Terkena PHK 3. Nafkah Batin Basi
Baca Semua Ulasan
Mata Elang

Mata Elang

Anita melihat mamanya yang berjalan keluar sambil memasang kacamata yang tergantung di lehernya untuk melihat siapa yang datang. “Ternyata kamu, Vanya!!” seru mama Anita, lalu dia beralih memandang Anthony kemudian ke Anita dengan raut wajah penuh tanda tanya, “Siapa lelaki itu?” Anita berjalan menghampiri mama sambil merangkulnya, dia tersenyum dan menjawab, “Kenalkan dia, Anthony kekasihnya Vanya, Ma.”
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai maha melihat
Baca
+Pustaka
Mahar Sepuluh Ribu

Mahar Sepuluh Ribu

Tapi sayangnya Aisha lebih dulu melihat dan wajah mereka begitu terkejut mendapati Aisha berdiri menatap mereka bertiga. "A– sayang, kamu sudah pulang?"
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai maha melihat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status