Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bidadari Pembawa Luka

Bidadari Pembawa Luka

Hati anak mana yang tidak terluka saat ibunya dihina begitu? “Maha, malam ini kamu tidur di rumah kami, ya?” Tidak ada jawaban. Maha masih tenggelam dalam lamunannya. “Maha, kamu tidur?” “Maha... “ Maha langsung tersadar, dia langsung menoleh ke depan. Tampak Alysa yang duduk di samping Maha langsung menatapnya. Meski tidak jelas, dia tahu kalau Alysa khawatir.
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as allah maha melihat
Read
+Library
Milky Legends

Milky Legends

Ucap Ria kemudian membuka smartwatch dan menelepon Maha Master. Sambungan telekomunikasi dengan Maha Master berhasil, dan terlihat muncul layar Hologram, di sana terlihat Maha Master. “Halo.. Maha Master...” Ucap Ria kepada Maha Master.. “Ria? Kenapa itu? Apa yang sudah terjadi? Tanya Maha Master kepada Ria. “Maha Master..” Saat Ria hendak berbicara, Liana memotong pembicaraan Ria.
9.811.0K viewsOngoingAdded to Library 395 Times as allah maha melihat
Read
+Library
Halalkan Aku Saat Hilal

Halalkan Aku Saat Hilal

Allaahu Akbar, Allaahu Akbar Asyhadu allaa illaaha illallaah Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah Hayya 'alashshalaah Hayya 'alalfalaah Qad qaamatish-shalaah, Qad qaamatish-shalaah Allaahu Akbar, Allaahu Akbar Laa ilaaha illallaah Terdengar suara Iqamah terdengar dari Masjid yang tempatnya tidak jauh lagi, Mazaya melangkahkan kaki dengan sedikit cepat dan diikuti oleh Daffa. "Ahh telat jamaah. Gara - gara kamu tau gak mas!" Katanya dengan tatapan tajam. Daffa bukannya marah justru tersenyum kecil saat melihat tingkah lucu Mazaya. *** Sedangkan ditempat lain, Mafaza tengah menunggu panggilan dari Asisten Dokter kandungan tempat ia periksa. Berkali - kali Liam - Suami menghubunginya dan memasti
102.3K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as allah maha melihat
Read
+Library
Pedalaman Gumantra

Pedalaman Gumantra

Pandangan matanya masih nanar menatap pepohonan yang berdiri menjulang di belakang bangunan villa. Rumput-rumput di sekitar halaman belakang itu masih tampak basah karena embun masih enggan beranjak. Perlahan, Mahesa mengeluarkan ponselnya dan membuka galeri foto. Ia membuka sebuah foto yang memperlihatkan dirinya dengan seorang perempuan berhijab. Itu adalah Amelia, sang ibu. Mengingat sang ibu, entah kenapa mata Mahesa menjadi basah layaknya rerumputan berembun itu.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as allah maha melihat
Read
+Library
Istri Dadakan Sahabat Papaku

Istri Dadakan Sahabat Papaku

Dia tidak menolak karena sekarang tidak ada yang melihat mereka. Namun, tanpa keduanya sadari jika kini ada seseorang yang sedang memantau dari sebuah ruangan. "Amala, kamu tahu kapan waktunya tiba." Rahmi, berujar tajam dan menatap dengan tatapan penuh kebencian.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as allah maha melihat
Read
+Library
Kafan Hitam

Kafan Hitam

“Mohonlah pada Allah agar kamu diberi kemampuan untuk melihat sesuatu yang ada di depan kamu sekarang.” Ustaz Ahmad menurut. Bibirnya menggumamkan serangkaian doa. Matanya terpejam, berusaha khusyuk. Begitu netranya kembali terbuka, ia dibuat mundur hingga terjatuh ketika melihat sebuah kubah besar berwarna merah yang berada di depan. Teriakan terdengar dari dalam sana, persis seperti yang ia dengar saat mengambil peci tadi.
9.775.4K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as allah maha melihat
Read
+Library
Sang Penguasa Dunia

Sang Penguasa Dunia

"Pak Kyai meminta saya menyembelihnya saat tidak ada yang melihat. Tapi ke mana saja saya pergi, saya merasa selalu ada yang melihat. Meski tidak ada orang yang melihat, Allah maha melihat." Mendengar jawaban itu, Kyai Harun pun tersenyum. Sejak itu keistimewaan Malik semakin dikenal. Hal ini juga tidak luput dari perhatian Ahmad pamannya. Sejak Profesor Morati menitipkan Malik di sini, Ahmad selalu bertanya-tanya potensi apa yang dimiliki Malik yang bisa berkembang di pesantren ini.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as allah maha melihat
Read
+Library
Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

tanya Huang pada sang biksu. “Amitabha,” Guru Ma berpikir sejenak sebelum berkata lagi, “tidak satu pun dari kita yang sempat melihat si A Niu ataupun Hoaren di dermaga itu tadi. Semua masih ambigu dan remang-remang. Akan tetapi, meski tujuan belum pasti, namun alangkah baiknya tetap memerhatikan langkah agar tidak terpeleset.” Feng tersenyum. “Saya mengerti, Guru Ma,” ujarnya seraya melirik sang kekasih.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 222 Times as allah maha melihat
Read
+Library
Pengantin Kecil Tuan Xavier

Pengantin Kecil Tuan Xavier

Bab 96 - S2 - Malam Pertama (21+) “Bagaimana saksi, Sah?!” Tanya seorang penghulu kepada para saksi yang berada di sana. “Sah!” “Sah!” “Sah!” Kalimat Sah menggema, membuat setetes air mata jatuh dari pelupuk mata Senja. Alarich melihat hal itu, ia langsung menggenggam tangan mungil sang istri. Membuat Senja sadar jika ia tidak sendiri.
9.854.6K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as allah maha melihat
Read
+Library
Obsesi Gila Suamiku

Obsesi Gila Suamiku

Mahesa yang masih mengunci genggaman tangannya pada Ellena tiba-tiba mengalihkan pandangan. Tatapannya terlempar pada Malhera yang masih berdiri tak jauh di area lobi. Seolah baru teringat ada seseorang yang menyaksikan seluruh drama tadi, Mahesa perlahan memutar tubuh menghadap wanita itu. "Oh, iya." Suara Mahesa terdengar tenang. Ia lalu menoleh lembut pada sang istri. "Sayang, kenalkan. Ini Malhera."
10996 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as allah maha melihat
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status