Haid Pertamaku
Air matanya terus mengalir, jika mengingat segala perbuatan yang pernah dilakukannya, walaupun itu dilakukannya karena sebuah keterpaksaan, demi keselamatan jiwanya.
"Allah itu Tuhan yang maha pengampun lagi Maha penyayang, Asmah." Hanum terus mengingatkan itu kepada Asmah, saat gadis itu terus saja menangis mengingat dosa, dan selalu merasa dirinya kotor.
"Lupakan masa lalu, fokus untuk memperbaiki hidup yang lebih baik lagi demi masa depan," bisik Hanum lembut di telinga Asmah.
"Kak Hanum akan selalu ada untuk membantu kalian berdua, adik-adik Kak Hanum," ucap Hanum, sembari memeluk Amira dan Asmah.
Bab Populer