Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Ikut bangkit dari tempat duduknya dan berkacak pinggang di hadapan abang nomor satuku itu. “Tulah? Astaga, Ma! Apa yang menyebabkanku sampai tulah kepada Mama? Hanya karena kita tidak sependapat? Tolong jangan egois, Ma! Jangan mengancam dan bawa-bawa kata tulah dengan tujuang ingin menang sendiri! Yang keluarga kita butuhkan adalah ketenangan. Bukan sikap Mama yang membabi buta begini. Biarkan Riri tenang dulu, bukannya malah menjodoh-jodohkannya dengan lelaki tidak jelas!” Suara Bang Tama begitu menggelegar. Membuat jantungku berdegup-degup kencang. Aku benar-benar lemas saat berada di tengah-tengah pertengkaran besar seperti ini.
10119.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.7K Beses bilang majas pertentangan
Read
+Library
SANG PENANTANG WURAKE

SANG PENANTANG WURAKE

Berani buat masalah atau berselisih paham dengannya, itu artinya sengaja mempertaruhkan 'isi panci' sendiri. Semua kami sudah pun tahu. Selain rada-rada otoriter, Hajjah Maemunah sana punya jiwa diktator absolut, dan tidak pandang bulu. Jangankan kami yang hanya kuli baginya, Haji Ghofur yang notabenenya adalah suaminya sendiri saja, tidak berkutik kala berhadapan dengannya. Hajjah Maemunah kini tinggal lima belasan meter dariku. Sorot mata wanita itu, ya Tuhan.. dia sudah tidak ubahnya hewan buas yang sedang ingin menelan mangsanya bulat-bulat.
369 viewsOngoingIdinagdag sa Library 11 Beses bilang majas pertentangan
Read
+Library
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL 113 Acara 3 bulanan kehamilan Mia berjalan dengan lancar, meskipun di tengah proses memasak ada perseteruan yang sampai saat ini belum juga usai antara Ibu dan juga Mbak Rini. Juga tadi ada sedikit perdebatan antara Ibu dan Bu Rohmah. Ibu sungguh keren, karena berani melawan siapapun di dunia ini. Tidak ada yang beliau takuti.
1011.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 279 Beses bilang majas pertentangan
Read
+Library
Mertua yang Harus Mengalah

Mertua yang Harus Mengalah

"Tidak usah repot-repot, Bu. Ada Mbak. Ibu istirahat saja." Itu adalah senyum sopan yang terasa dingin. Sebuah batasan tak terlihat, tetapi jelas terasa. Batasan antara dirinya dan rumah megah itu. Mertua kalah, begitu istilahnya yang sering ia dengar. Harus mengalah, tidak boleh banyak bicara, apalagi ikut campur. Demi menjaga keharmonisan, demi tidak diusir secara halus.
101.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 43 Beses bilang majas pertentangan
Read
+Library
Simpanan!

Simpanan!

Mama yang mungkin saja sudah tertidur justru terbangun mendengar pertengkaran yang terjadi diantara kami. "Apa-apaan kalian berdua, berteriak seperti anak kecil saja! Apa kalian tak sadar jika sekarang sudah malam!" tegur Mama pada kami. Mas Dika seolah mengabaikan ucapan Mama. Ia menatap putranya yang berdiri diam menyaksikan pertengkaran diantara kami. "Ammar sayang. Ammar mau kan, ikut Papa? Papa kangen sama Ammar, di rumah juga ada mainan baru untuk Ammar. Ammar mau?" rayu Mas Dika pada anaknya.
1032.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang majas pertentangan
Read
+Library
Senja Pertama

Senja Pertama

“Siapa yang mau lihat anaknya bertaruh nyawa dengan balapan? Nggak ada Na. Mama sebenernya mendukung semua mimpi gue, kecuali jadi pembalap. Dan ya, gue nggak bisa lanjutin itu lagi kalau Mama nggak setuju.” Dari penjelasan yang Nana dengar, Sendanu sebenarnya anak yang penurut. Namun tekanan terlalu besar jadi dia memberontak. Bagaimana pun juga membantah orang tua tak selamanya benar. Mungkin ada niat baik yang ingin orang tua sampaikan melalui cara yang berbeda. “Melawan orang tua juga nggak baik Nu. Kamu boleh marah atau menolak, tapi katakan dengan baik-baik. Om Mahesa memaksa kamu untuk mewakili perusahaan karena dia belum tau kemampuan Riris kan?”
7.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 299 Beses bilang majas pertentangan
Read
+Library
Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku

Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku

“Apa ... Nyonya sedang ada masalah dengan Tuan?” Ditanya demikian, kening Valency mengernyit. Jujur, dia merasa agak malu karena masalahnya dengan Jayden sepertinya mengganggu orang-orang di sekelilingnya. Akan tetapi, sungguh … kali ini pertengkaran mereka tidak sesederhana biasanya. Pada akhirnya, Valency menghela napas. “Hanya masalah kecil. Tidak perlu memusingkannya,” jawab Valency singkat. “Maaf kalau hal tersebut mengganggumu.”
10426.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 16.2K Beses bilang majas pertentangan
Ipakita ang mga Review (51)
Read
+Library
Melli
setelah aku baca baca novel baru kali ini aku setertarik ini baca kisah ini. sampe beli koin terus menerus saking penasarannya.. Bener" bagus banget kaya berasa nonton drama malah ..... Top banget untuk ceritanya. sukabanget
Kiptiyah
masih bingung antara judul sama isinya.. judulnya menjadi ibu tiri mantan kekasihku.. tp jayden disebutkan baru pertama kali menikah.. juga marga felix sama jayden beda hemmm..bikin penasaran..masih baca sampart chap 20..
Basahin ang Lahat ng Review
Kebangkitan sang Dewa Naga

Kebangkitan sang Dewa Naga

“Sampah Aula Langka berani bersikap sombong, hancurkan dia!” Di tengah keributan itu, Hajima melambaikan tangannya dengan ekspresi keras kepala. “Semuanya, jangan khawatir. Tadi kita hanya bermain-main dengannya. Pertarungan yang sebenarnya akan segera dimulai!” Sesaat kemudian, Hajima dan Suguro saling berpandangan, seolah ada cahaya dingin yang melintas di mata mereka secara bersamaan.
8.828.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 630 Beses bilang majas pertentangan
Read
+Library
Still with you

Still with you

Jena menjatuhkan rahangnya mendengar pembantahan dari Jerome, ia akui dirinya memang tak banyak bicara atau malas memulai keributan dengan orang sekitar akan tetapi bukan berarti pemuda itu tak memiliki hak suara dalam masalah yang mengaitkan dirinya dengan sang keluarga. “TAPI MAMA ADA BUKTI!!?” suara Jena meninggi dan membuat semua orang yang berada diruang depan sana, terkejut akan pertengkaran antara ibu dan anak itu. Aisyah, Rosa dan Jaeran bangkit dari duduknya lalu berjalan ke arah dalam kamar tersebut.
1010.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 346 Beses bilang majas pertentangan
Read
+Library
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

“Untuk apa semua pertengkaran ini? Aku meminta kalian semua datang untuk berdiskusi, bukan untuk bertengkar!” Setelah mendengarkan sebentar, Master Benteng Pertama akhirnya menegur mereka dan nadanya terdengar tidak sabar. Dia tidak menyangka akan ada dua pendapat tentang masalah ini. Salah satunya tidak suka membantu orang luar, sementara yang lainnya mendukung untuk membantu orang luar itu.
9.17.0M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 173.8K Beses bilang majas pertentangan
Ipakita ang mga Review (2320)
Read
+Library
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status