Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin
Adapun orang-orang lain di meja, tak satu pun yang tidak menyesap perlahan anggur merah kelas atas di tangan mereka, enggan menelannya begitu saja.
Bernard dan Liana yang duduk di kursi utama juga tampak menikmati dengan wajah terbuai. Sebagai minuman pembuka, anggur ini tidak memberikan beban berarti bagi tubuh kedua lansia tersebut.
"Kakek, Nenek, kalau kalian merasa anggur ini enak, nanti waktu pulang kita bawa beberapa botol. Kalian bisa minum pelan-pelan di rumah," ucap Bradford sambil tersenyum.
ตอนยอดนิยม